<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27239">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pembagian Harta Akibat Perebutan Antara Ahli Waris Ditinjau Dari Perspektif Hukum Adat Suku Sikka Krowe, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA MARLIANA NONA YETI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUKARDAN ALOYSIUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DARIUS MAURITSIUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius Mauritsius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>AGUSTINUS HEDEWATA -</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 92 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Warisan adalah harta kekayaan yang dapat berupa kumpulan aktiva dan pasiva dari pewaris yang berpindah kepada ahli waris. Dalam hukum waris berlaku suatu asas, yaitu apabila seorang pewaris meninggal dunia maka demi hukum dan seketika itu juga hak dan kewajibannya beralih kepada ahli warisnya. Pembagian harta warisan dapat menimbulkan dampak hukum dalam masyarakat yang terjadi di masyarakat Suku Sikka Krowe tepatnya di Dusun Klotong, Desa Bura Bekor, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka antara para ahli waris yang bersengketa. Rumusan masalah dari penelitian ini ialah: (1) Apakah alasan terjadinya perebutan antara ahli waris? (2) Bagaimanakah proses penyelesaian perebutan harta antara ahli waris? (3) Bagaimanakah pembagian harta akibat perebutan antara ahli waris ditinjau dari hukum adat Suku Sikka Krowe, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka?
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris. Sumber data dalam penelitian ini ialah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengolahan dan analisis data yaitu editing, klasifikasi dan deskripsi, kemudian data yang diperoleh baik data primer maupun sekunder akan diolah dan dianalisis oleh peneliti secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian, ini menunjukkan: (1) Alasan sehingga terjadinya perebutan antara ahli waris dalam sengketa tanah warisan yaitu para pihak keluarga yang tidak mengetahui secara pasti status kepemilikan tanah warisan dan faktor komunikasi yang buruk antara kedua belah pihak. (2) Penyelesaian perebutan atau sangketa dilakukan melalui berkumpul mencari jalan keluar/utun omok, antara lain: menghadirkan para pihak keluarga, musyawarah atau mediasi/kula babong, pengambilan keputusan, penyelesaian dan mengembalikan keputusan kepada para pihak yang bersengketa. (3) Pembagian harta warisan tanah dengan menggunakan sistem kekerabatan patrilineal yaitu pembagian yang secara langsung diberikan kepada anak laki-laki sebagai pewaris utama dan mendapatkan lebih banyak warisan.

Kata Kunci: Alasan Perebutan Harta Warisan, Pembagian, Proses Penyelesaian.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2002010007]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240621]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 NON P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="29970" url="" path="/74201-S1-2002010007-2024-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pembagian Harta Akibat Perebutan Antara Ahli Waris Ditinjau Dari Perspektif Hukum Adat Suku Sikka Krowe, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[bag-keperdataan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[27239]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-07 16:00:29]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-09 14:31:51]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>