<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="27959">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perancangan UPT Balai Benih Tanaman Pangan Sumba Di Kabupaten Sumba Tengah]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROBERTUS ALEXIS DELVINO AGAS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOHANES WILHELMUS DOMINIKUS KAPILAWI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rosvitayati U. Nday</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yohanes Wilhelmus Dominikus Kapilawi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosvitayati Umbu Nday</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rifat Y. Y. Maromon, ST.,M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xi + 96 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sumba Tengah adalah suatu wilayah Kabupaten di bagian Indonesia Timur yang memiliki lahan pertanian yang subur dan baik untuk diolah. Peluang tersebut digunakan pemerintah Indonesia untuk menjalankan program food estate atau lumbung pangan nasional di Sumba Tengah. Seiring berjalannya waktu, produktifitas dari food esatate tidak memberikan hasil yang maksimal dibuktikan dengan hasil panen tanaman pangan yang mengalami naik-turun setiap tahunnya. Faktor penyebab adalah kekurangan benih dan masalah mutu benih yang belum memenuhi standar. Perlu adanya fasilitas yang bertugas mengatur penyediaan dan produksi benih padi dan jagung, serta pengendalian mutunya. Sehingga perlu dirancang fasilitas UPT Balai Benih Tanaman Pangan Sumba.
Metode yang digunakan berupa pengumpulan data, penelusuran masalah, pencarian ide dan pengembangan desain, juga metode evaluasi pemilhan desain. Dasar pengembangan desain adalah standar fasilitas pada Permentan nomor 123 Tahun 2014. Standar fasilitas yang didapat adalah bangunan kantor, gudang benih, gudang peralatan, gudang pupuk, laboratorium, lantai jemur, ruang kelas, perpustakaan dan ruang kompos. Kaitannya dengan perancangan, desain menyesuaikan keadaan fisik tapak dan iklim sehingga tidak berdampak negatif terhadap lingkungan perancangan. 
Hasil desain terdiri dari rencana fasilitas sesuai dengan standar ditambah fasilitas tempat tinggal yaitu asrama, mess karyawan dan mess pelatih; bentuk bangunan dari bentukan dasar persegi; dan struktur yang digunakan adalah pondasi footplate dan struktur rangka kaku untuk balok dan kolom. Pemilihan material yang digunakan adalah baja untuk kuda-kuda atap, kaca tempered untuk sekat dan bata ringan untuk dinding, sementara penutup atap menggunakan material bitumen. Penzoningan terdiri dari tiga jenis diantaranya area privat yang terdiri dari gudang benih, gudang pupuk, gudang alat dan lantai jemur; semi publik yang terdiri dari asrama, mess karyawan, mess pelatih dan rumah dinas; dan area publik yaitu Gedung Utama yang memiliki dua massa yang sirkulasinya dibentuk mengikuti arah aliran udara. Fasad gedung utama terbuat dari perforated metal dan besi hollow yang membentuk dahan kayu disekeliling bangunan.

Kata kunci : food estate, UPT Balai Benih Tanaman Pangan Sumba</note>
<classification><![CDATA[232.01]]></classification><ministry><![CDATA[23201]]></ministry><studentID><![CDATA[1806090034]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240624]]></identifier><departementID><![CDATA[Arsitektur]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[232.01 AGA P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Arsitektur.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[27959]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-19 08:45:28]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-08-23 10:13:50]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>