<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28063">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Komunikasi Resiprositas Belis Dalam Perkawinan Etnis Rote Di Kelurahan Oebobo Kota Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>VIONA JUNIFER ADU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fitria Titi Meilawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yermia Dj Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Ana Andung</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fitria Titi Meilawati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yermia Dj Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv+111]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk dan proses belis dalam perkawinan etnis Rote di Kelurahan Oebobo, Kota Kupang, serta makna, simbol, fungsi, dan bentuk komunikasi resiprositas belis dalam konteks tersebut. Dengan menggunakan paradigma konstruktivis dan metode penelitian etnografi, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Belis dalam masyarakat Rote sering kali berupa uang tunai, barang-barang berharga seperti kain tenun, tanah, Alkitab, emas, serta hewan ternak seperti kerbau atau kuda. Proses belis diawali dengan perkenalan keluarga, yang merupakan langkah awal menuju peninangan, dan diakhiri dengan serah terima belis.Makna belis dalam perkawinan etnis Rote sangat mendalam. Belis dilihat sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada keluarga pihak perempuan. Ini mencerminkan komitmen dan niat baik pihak laki-laki dalam menjaga dan memelihara hubungan yang harmonis. Simbolisme dalam belis juga mencakup penghargaan terhadap tradisi dan budaya, di mana barang-barang yang diberikan sering kali memiliki nilai historis dan budaya yang tinggi.Fungsi belis tidak hanya sebatas pengakuan terhadap keluarga wanita tetapi juga sebagai manifestasi cinta kasih dan penghormatan terhadap tradisi. Belis dianggap sebagai sarana untuk mempererat hubungan antar keluarga dan menjamin keberlangsungan adat dan budaya lokal. Proses komunikasi resiprositas belis yang terjadi saat pemingan menunjukkan bagaimana belis berfungsi sebagai alat untuk memperkuat hubungan sosial. Peminangan dan pemberian timbal balik, seperti topi Ti’I Langga dan kain motif Rote, menandakan bahwa pengantin telah diterima dan diakui sebagai bagian dari keluarga besar suku Rote. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa belis dalam etnis Rote memiliki nilai yang lebih dari sekadar materil. Ia mencerminkan komitmen, tanggung jawab, dan penghargaan terhadap pihak perempuan dan keluarganya. Selain itu, belis juga memainkan peran penting dalam menjaga dan melestarikan tradisi serta budaya masyarakat Rote.

Kata Kunci : Belis, Perkawinan Etnis Rote, Komunikasi Resiprositas.</note>
<classification><![CDATA[702.01]]></classification><ministry><![CDATA[70201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003050228]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240920]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[702.01 Adu K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="30730" url="" path="/70201-S1-2003050228-2024-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Komunikasi Resiprositas Belis Dalam Perkawinan Etnis Rote Di Kelurahan Oebobo Kota Kupang]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Ilmu_Komunikasi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[28063]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-10-05 10:27:01]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-10-10 09:37:45]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>