<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28183">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Optimalisasi Produksi Minyak Kayu Putih Di Kelurahan Kabola Kecamatan Kabola Kabupaten Alor (Studi Kasus Minyak Kayu Putih Kabupaten Alor)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>GEORGE MICHAEL FRANCIS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JOHANNA SUEK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>I WAYAN NAMPA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Johanna Suek</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>I Wayan Nampa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Marthen R Pellokila</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 58 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Produksi minyak kayu putih harus direncanakan dengan baik. Produksi tanpa perencanaan yang baik akan berdampak pada produksi, dimana produksi yang dilakukan tidak akan berjalan dengan optimal.  Produksi yang dilakukan hanya mengikuti jumlah kemasan yang tersedia hal ini menyebabkan produksi dapat berlebihan pada suatu waktu dan kekurangan pada waktu lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial dan merancang optimalisasi produksi minyak kayu putih di Kabupaten Alor. Hasil penelitian menunjukkan industri minyak kayu putih Kabupaten Alor dapat dikatakan layak secara finansial (nilai RCR 2,26). Pada optimalisasi untuk kemasan 60 ml, 30 ml, dan 10 ml  telah optimal dengan jumlah kemasan untuk 60 ml sebanyak 29 unit, kemasan 30ml sebanyak 60 unit, dan kemasan 10 ml sebanyak 176 unit. Namun pada kemasan 100 ml perlu dinaikkan sebanyak 4 unit sehingga keuntungan dapat mengalami peningkatan sebesar Rp. 173.000 atau sebanyak 4,96%. Untuk Sensitivitas pada fungsi tujuan terdapat penurunan yang diperbolehkan yaitu pada kemasan 100 ml sebesar Rp. 29.756,84 sedangkan pada variabel lainnya penurunan yang diperbolehkan tak terbatas. Kemudian untuk kenaikan yang diperbolehkan pada kemasan 100 ml tak terbatas, kemasan 60 ml sebesar Rp. 44.267,65, kemasan 30 ml sebesar Rp. 45.794,12, dan kemasan 10 ml sebesar Rp. 44.776,47. Untuk penurunan dan kenaikan yang tak terbatas pada fungsi tujuan tidak akan mempengaruhi model optimalisasi. Untuk Sensitivitas pada faktor produksi penurunan yang diperbolehkan yaitu pada biaya produksi dengan penurunan yang diperbolehkan sebesar Rp.31.750. Selanjutnya untuk peningkatan yang diperbolehkan pada bahan baku sebesar 700 kg, volume produksi peningkatan tak terhingga, tenaga kerja sebesar 65,88 HOK, dan biaya dapat dinaikkan tak terhingga.

Kata Kunci: Minyak Kayu Putih, Analisis Kelayakan, Optimalisasi, Sensitivitas</note>
<classification><![CDATA[542.01]]></classification><ministry><![CDATA[54201]]></ministry><studentID><![CDATA[2004020115]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240917]]></identifier><departementID><![CDATA[Agribisnis]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.01 FRA O]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="30609" url="" path="/54201-S1-2004020115-2024-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Optimalisasi Produksi Minyak Kayu Putih Di Kelurahan Kabola Kecamatan Kabola Kabupaten Alor (Studi Kasus Minyak Kayu Putih Kabupaten Alor)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-agribisnis1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[28183]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-10-07 15:01:34]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-10-11 14:12:02]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>