<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28631">
<titleInfo>
<title><![CDATA[HUBUNGAN POLA MAKAN DAN STRES DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA  PASIEN DI POLI UMUM PUSKESMAS WAE MBELENG  KABUPATEN MANGGARAI TAHUN 2023]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KATHARINA FEBRIANTI DALUNG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YENDRIS KRISNO SYAMRUTH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Pius Weraman, S.KM.,M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Pius Weraman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Imelda F.E. Manurung, S.KM.,M.kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Yendris K. Syamruth, SKM.,M.Kes.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii +  66 halaman +  8 lampiran]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dispepsia adalah suatu kondisi medis yang menyebabkan beberapa keluhan gejala yang terdiri dari nyeri atau rasa tidak nyaman di epigastrium, mual, muntah, kembung, cepat kenyang, rasa penuh, sendawa, regurgitasi, dan rasa panas yang menjalar di dada. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) kasus dispepsia di dunia mencapai 13-40 % dari total populasi setiap tahun. Pada tahun 2020 angka kejadian dispepsia terjadi peningkatan dari 10 juta jiwa menjadi 28 juta jiwa setara dengan 11,3% dari keseluruhan penduduk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dan stres dengan kejadian dispepsia pada pasien di Poli Umum Puskemas Wae Mbeleng 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain studi cross-sectional dan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random samping. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Wae Mbeleng dengan sampel berjumlah 275 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik chi-square dan uji keeratan lanjutan koefisien kontingensi. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada hubungan antara makanan iritatif ( p-value = 0,680) dengan kejadian dispepsia, ada hubungan yang cukup kuat antara minuman iritatif ( p-value = 0,000;  C = 0,364) serta hubungan yang kuat antara frekuensi makan ( p-value = 0,000; C = 0,525) dengan kejadian dispepsia, tidak ada hubungan antara porsi makan ( p-value = 0,133) dan stres ( pvalue = 0,464) dengan kejadian dispepsia. Variabel bebas penelitian ini yang terdiri dari minuman iritatif dan frekuensi makan berhubungan dengan kejadian dispepsia dan variabel bebas yang terdiri dari makanan iritatif, porsi makan dan stres tidak berhubungan dengan kejadian dispepsia pada pasien di Poli Umum Puskesmas Wae Mbeleng Kabupaten Manggarai 2023. Masyarakat diharapkan mampu membatasi diri dari faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya dispepsia serta meningkatkan pola hidup yang baik. Puskesmas juga diharapkan dapat membuat leaflet atau booklet tentang dispepsia dengan bahasa lokal agar mudah dipahami masyarakat.
Kata Kunci : Dispepsia, Pasien, Hubungan</note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[2007010091]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240827]]></identifier><departementID><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 DAL H]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cov.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[28631]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-10-11 19:00:29]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-10-14 08:52:17]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>