<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="288">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kumpul Kope sebagai Modal Sosial (Studi Kasus Kelurahan Pau Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Anastasia Apriliani Kartini</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERMAN YOSEP UTANG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LASARUS JEHAMAT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Herman Yosep Utang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hotlif Arkilaus Nope</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Lasarus Jehamat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 92 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Judul penelitian ini adalah “ Kumpul Kope sebagai Modal Sosial ”. Studi 
kasus : Kelurahan Pau Kecamatan Langke Rembong Kabupaten 
Manggarai. Kumpul kope pada masyarakat Kelurahan Pau dipandang 
sebagai modal sosial.. Dalam modal sosial terdapat tiga aspek utama yaitu 
kepercayaan ( trust ), timbal balik ( reciprocal ) dan interaksi sosial. 
Kumpul kope masih tetap dipertahankan sampai sekarang. Tujuan dari 
penelitian ini : 1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisa kumpul kope di 
Kelurahan Pau Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai dapat 
dipandang sebagai modal sosial. 2) Untuk mengetahui alasan kumpul kope
di Kelurahan Pau Kecamatan Langke Rembong masih dipertahankan 
sampai sekarang. Lokasi Penelitian yaitu di Kelurahan Pau Kecamatan 
Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Informan dalam penelitian ini 
berjumlah ( 6 ) orang yang pernah melakukan kumpul kope dan mengikuti 
kumpul kope. Fokus penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti adalah 
mendeskripsikan dan menganalisa kumpul kope dipandang sebagai modal 
sosial dan alasan kumpul kope masih dipertahankan sampai sekarang. 
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu observasi dan 
wawancara . Hasil penelitian menunjukkan, pertama kumpul kope dalam 
Kelurahan Pau mengandung tiga aspek dalam modal sosial yaitu 
Kepercayaan ( trust ), timbal balik ( reciprocal ) dan interaksi sosial. Hal 
ini dapat dilihat melalui adanya kepercayaan antar keluarga, tetangga dan 
kenalan sehingga mendorong mereka bekerja sama melalui kumpul kope.
Adanya timbal balik dalam kumpul kope bisa dilihat saat adanya sikap 
saling memberi dan saling membantu satu sama lain. Interaksi sosial 
dalam kumpul kope dapat dilihat saat keluarga, tetangga dan kenalan 
bertemu, saling menyapa, saling berbincang-bincang dan berkumpul untuk 
mendiskusikan sesuatu hal. Adanya ketiga unsur tersebut dalam kumpul 
kope maka kumpul kope pada Kelurahan Pau dapat dipandang sebagai 
modal sosial. Kumpul kope masih tetap dipertahankan sampai sekarang 
karena alasan kekeluargaan, persatuan dan solidaritas.</note>
<classification><![CDATA[692.01]]></classification><ministry><![CDATA[69201]]></ministry><studentID><![CDATA[1603030031]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210118]]></identifier><departementID><![CDATA[Sosiologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[692.01 Kar K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1154" url="" path="/69201-S1-1603030031-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Kumpul Kope sebagai Modal Sosial (Studi Kasus Kelurahan Pau Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[288]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-05-20 09:48:47]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-06-01 06:41:45]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>