<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="28809">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Upaya Dan Hambatan Dalam Penanggulangan Kejahatan Pembuangan Bayi Di Kabupaten Manggarai]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PETRONELA YELITA ENGKOT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KAROLUS KOPONG MEDAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Debi F. Ng. Fallo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Karolus Kopong Medan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Prof. Dr. Jimmy Pello, S.H., M.S.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Debi F. Ng. Fallo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 68 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kejahatan pembuangan bayi bukan hanya merusak nilai-nilai kemanusian, tetapi telah merendahkan derajat manusia. Dalam praktik lapangan, kejahatan pembuangan bayi merupakan suatu masalah yang menyita perhatian dari masyarakat maupun aparat penegak hukum. Hal tersebut bukan masalah sederhana karena petugas kesulitan mengungkap kasus di mana para pelaku sering menyembunyikan kehamilan serta dalam melahirkan pun lebih memilih untuk melahirkan sendiri sehingga petugas sulit mengidentifikasi pelaku. Kabupaten Manggarai merupakan bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Timur yang turut menyumbangkan kasus pidana salah satunya kasus pembuangan bayi. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah upaya penanggulangan kejahatan pembuangan bayi di Kabupaten Manggarai? (2) Apakah yang menjadi faktor penghambat dalam penanggulangan kejahatan pembuangan bayi di Kabupaten Manggarai? Penelitian ini merupakan penelitian empiris, yaitu penelitian yang dilakukan secara langsung di lapangan dan dilaksanakan di Kepolisian Resort Manggarai dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Manggarai. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan studi dokumen/literatur. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Hasil pengolahan data tersebut dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Dalam hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Upaya yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Resor Manggarai dan DP3A Kabupaten Manggarai dalam menangulangi kejahatan pembuangan bayi yaitu  upaya preventif. (2) Faktor penghambat dalam upaya penangulangan kejahatan pembuangan bayi di Kabupaten Manggarai adalah kesulitan mengidentifikasi pelaku pembuangan bayi, terbatasnya sumber daya manusia, sarana dan prasarana, instansi yang tidak menjalankan tugas dengan baik, kondisi masyarakat.
Disarankan kepada aparat penegak hukum dan pihak-pihak yang terlibat dalam penanggulangan kasus ini  agar bekerja lebih maksimal dan konsisten dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan kasus pembuangan bayi agar dapat diselesaikan dan pelaku yang melakukan tindak pidana pembuangan bayi bisa ditangkap dan bisa dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku. Lebih giat melaksanakan penyuluhan satuan pendidikan mengingat beberapa kasus yang terjadi itu berstatus pelajar dan masih remaja yang belum berstatus menikah.
Kata kunci: Kejahatan, Pembuangan Bayi, Upaya Penaggulangan, Penghambat.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2002010245]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240914]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 ENG U]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[28809]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-10-16 20:25:13]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-10-21 14:00:18]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>