<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2882">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Diskriminasi Terhadap Perempuan Dalam Surat Kabar Online (Analisis Wacana Kritis Tentang Berita Perselingkuhan Nissa Sabyan Dan Ayus Sabyan Pada Surat Kabar Online Suara.Com Edisi Februari 2021)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RAHAYU SUMIYANTI BETTY</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PETRUS ANA ANDUNG</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Silvania S.E Mandaru</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Ana Andung</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>LILIWERI ALOYSIUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Silvania S.E Mandaru</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[vii+98]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk diskriminasi perempuan yang ditampilkan oleh surat kabar online suara.com tentang berita perselingkuhan Nissa Sabyan dan Ayus Sabyan edisi februari 2021, dan menganalisis posisi subjek-objek terhadap para aktor yang ditampilkan dalam teks berita serta menganalisis posisi penulis-pembaca yang ditampilkan dalam teks berita. Analisis ini menggunakan Analisis Wacana Kritis Sara Mills yang menekankan pada wacana tentang feminisme seperti bagaimana perempuan ditampilkan dalam teks. Penelitian ini menggunakan paradigma feminisme yang merujuk pada hak-hak dan kebebasan perempuan sebagai seorang manusia serta adanya ketidaksetaraan gender dan penindasan perempuan dalam kehidupan masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya Diskriminasi terhadap perempuan yang ditunjukkan berupa ketidakadilan gender seperti marginalisasi, di mana kemunculan perempuan tidak diceritakan oleh dirinya sendiri melainkan digambarkan oleh penulis sebagai penyebab terjadinya perselingkuhan. Subordinasi, di mana perempuan dibatasi dengan tidak diberi hak untuk mengekspresikan dirinya dalam berpenampilan, juga digambarkan sebagai individu yang lemah karena dianggap takut dan trauma keluar rumah. Stereotipe, di mana perempuan disalahkan dengan dilabeli sebagai pelakor atau perebut laki orang. Posisi perempuan ditampilkan sebagai objek yang buruk karena stereotip pelakor yang diberikan dan menjadi pihak yang bersalah dalam perselingkuhan yang terjadi. Menyudutkan penampilannya perempuan yang sopan dan berhijab dianggap tidak sesuai dengan tindakan yang dilakukan serta menempatkan perempuan sebagai pihak yang lemah karena dianggap takut dan trauma. Posisi pembaca ditempatkan pada pihak yang ikut menyalahkan dan menyudutkan perempuan sebagai penyebab terjadinya perselingkuhan.
Kata Kunci : Diskriminasi Terhadap Perempuan, Surat Kabar Online Suara.com, Analisis Wacana Kritis Sara Mills, Feminisme</note>
<classification><![CDATA[702.01]]></classification><ministry><![CDATA[70201]]></ministry><studentID><![CDATA[1703050085]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210930]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[702.01 Bet D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4115" url="" path="/70201-1703050085-S1-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Diskriminasi Terhadap Perempuan Dalam Surat Kabar Online (Analisis Wacana Kritis Tentang Berita Perselingkuhan Nissa Sabyan Dan Ayus Sabyan Pada Surat Kabar Online Suara.Com Edisi Februari 2021)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Ilmu_Komunikasi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2882]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-22 17:32:16]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-25 14:52:10]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>