<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2885">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Sejarah Bandar Udara Tambolaka Di Kabupaten Sumba Barat Daya Tahun 1945-2015]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SERILUS ADI AMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DJAKARIAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FRANSINA APRILYSE NDOEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Djakariah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fransina Aprilyse Ndoen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Joni J. A. Ninu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 43 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan (1) sejarah pembangunan Bandar Udara Tambolaka dan mengetahu (2) sejarah perkembangan Bandar Udara Tambolaka tahun 1945-2015 di Kabupaten Sumba Barat Daya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian historis. Penentuan informan dengan cara purposive sampling. Lokasi penelitian ini adalah Bandar Udara Tambolaka di Kabupaten Sumba Barat Daya, Kecamatan Loura, Desa Payola Umbu. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer, yakni peneliti secarah langsung mewawancarai informan yang mengetahui masalah penelitian dan sumber data sekunder yakni sumber data yang didapatkan melalui buku-buku dan dokumen yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis sejarah dengan melalui empat tahapan yakni heuristic, kritik, interpretasi, dan historiograf. Dengan demikian hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Bandar Udara Tambolaka adalah Bandar Udara peninggalan bangsa Jepang pada tahun 1945, kemudian Bandar Udara ini diperbaiki oleh pemerintah Indonesia1982 dengan pengaspalan dan perbaikan landas pacu untuk pesawat kecil jenis DHC-3, Twin Otter dan Cassa, Tahun 1996  landas pacunya kembali diperpanjang hingga dapat didarati pesawat berjenis Fokker 27. Kemudian pada Tahun 2005 dilakukan lagi penebalan dan perpanjangan mencapai 1.600 meter sehingga dapat menampung pesawat berjenis Fokker 28. Kemudian diperpanjang lagi menjadi 1.800 meter sehingga dapat menampung pesawat berjenis Fokker 100. Tahun 2013 diperpanjang lagi menjadi 2.300 me dapat menampung pesawat berjenis Fokker 28. Kemudian diperpanjang lagi m ter sehingga dapat menampung pesawat berjenis Boing 737 seri 800 meter. (2)  Bapak Philipus Fernandes (65 Tahun) Sejak berdirinya Bandar Udara Tambolaka ini dibangun meskipun dengan fasilitas yang cukup memadai pada waktu itu, yaitu bangunan kecil yang terdiri dari tiga kamar atau ruang dan satu lapangan terminal kecil untuk pesawat DC-3, tetapi seiring jalannya waktu pemerintah daerah terus mengembaangkan dan memfasilitasi Bandar Udara ini dari tahun ke tahun hingga akhirnya tahun 2015 pelapisan asphal terakhir pada landas pacu kembali diperpanjang menjadi 2.300 meter, hingga saat ini Bandar Udara Tambolaka dapat menampung pesawat besar  jenis Fokker dan Boing.

Kata kunci: Sejarah; Bandar Udara</note>
<classification><![CDATA[872.01]]></classification><ministry><![CDATA[87201]]></ministry><studentID><![CDATA[1632090027]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20211015]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Sejarah]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.01 AMA S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4118" url="" path="/87201-S1-1632090027-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Sejarah Bandar Udara Tambolaka Di Kabupaten Sumba Barat Daya Tahun 1945-2015]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER-1632090027-SKRIPSI.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2885]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-22 18:05:48]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-27 08:20:40]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>