<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29080">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Implementasi Kebijakan Penurunan Angka Kematian Ibu Dan Anak Di Kecamatan Amanuban Barat Kabupaten Timor Tengah Selatan]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CALVIN SELMAR PASUMAIN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JACOBA DAUD NIGA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ALFRED OMRI ENA MAU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jacoba Daud Niga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Adriana Rodina Fallo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Alfred O. Ena Mau</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIV + 93 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengkaji, dan menganalisis implementasi kebijakan penurunan angka kematian ibu dan anak di Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang cenderung menjadi penghambat dalam implementasi kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model implementasi kebijakan dari Van Meter dan Van Horn, yang berfokus pada variabel-variabel seperti standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, komunikasi antar organisasi dan penguatan aktivitas, karakteristik agen pelaksana, kondisi sosial, ekonomi, dan politik, serta disposisi implementor. Informan penelitian berjumlah 15 orang yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Temuan penelitian menunjukkan bahwa standar kebijakan penurunan angka kematian ibu dan anak di Kecamatan Amanuban Barat kurang diformulasikan secara efektif oleh pemerintah, menyebabkan kegagalan kebijakan dalam implementasinya. Sumber daya yang ada, termasuk anggaran dan sumber daya manusia, masih kurang, sementara komunikasi antar organisasi dan penguatan aktivitas masih minim. Karakteristik agen pelaksana pada level kabupaten masih acuh tak acuh, dan meskipun kondisi sosial mendukung, kondisi ekonomi belum mencukupi, sementara kondisi politik mendukung. Disposisi implementor juga terbatas. Faktor-faktor yang menjadi penghambat implementasi kebijakan penurunan angka kematian ibu dan anak di Kecamatan Amanuban Barat terdiri dari anggaran, kebijakan, dan koordinasi antar organisasi. Penelitian ini menemukan bahwa implementasi kebijakan penurunan angka kematian ibu dan anak di Kecamatan Amanuban Barat masih menghadapi berbagai kendala yang harus diatasi. Efektivitas implementasi kebijakan ini sangat bergantung pada pembenahan formulasi kebijakan, peningkatan sumber daya, komunikasi yang lebih baik antar organisasi, serta peningkatan disposisi dan karakteristik agen pelaksana. Selain itu, faktor-faktor penghambat seperti anggaran, kebijakan, dan koordinasi antar organisasi perlu mendapat perhatian khusus agar tujuan kebijakan dapat tercapai secara optimal.

Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Stunting, Ibu dan Anak</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[1803010159]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241004]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 PAS I]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[29080]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-01 11:01:29]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-06 14:55:50]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>