<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29104">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perancangan Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Dengan Pendekatan Arsitektur Neo-Vernakular]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ALFANDER K.M KAMUHI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RIFAT YAFET YOKTAN MAROMON</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>THOMAS K. DIMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>THOMAS K. DIMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yohanes W. D. Kapilawi, ST.,MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rifat Y. Y. Maromon, ST.,M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 145 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dibanguna pada tahun 2003 dan akhir beroperasi pada tahun 2015 karena mengalami kebakaran. Hingga saat ini, Kabupaten TTU tidak memiliki gedung kantor KPU sehingga Pemerintah menyewa gedung rumah dinas DPRD TTU dalam melanjutkan tugas dan fungsi KPU Kabupaten TTU. 
Hal tersebut menjadi tujuan penulis dalam melakukan penelitian ini, guna menghasilkan perancangan gedung KPU Kabupaten TTU yang memberikan fasilitas terbaik bagi masyarakat dengan menggunakan pendekatan Neo-vernakular yang menciptakan sebuah bangunan atau lingkungan binaan dengan mengandung unsur-unsur lokal yang telah terbentuk secara empiris oleh sebuah tradisi, kemudian mengalami pembaruan menuju suatu karya yang lebih modern atau maju tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisi setempat dan sesuai peraturan perundang-undangan. Sehingga selain dapat beroperasional secara optimal dalam menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada), kantor KPU Kabupaten TTU juga menjadi gedung yang ikonik.
Perancangan Kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten TTU yang sesuai dengan standar yang berlaku serta menerapkan prinsip arsitektur neo-vernakuler yaitu perencanaan dengan mengekspresikan kultur, adat dan budaya setempat kedalam bentuk, nilai dan seni. Dengan memanfaatkan elemen desain yang terinspirasi dari tradisi arsitektur lokal rumah adat Maslete yang memiliki ciri khas atap, tiang berbentuk bulat, material penutup atap menggunakan rumputan alang-alang, dinding dari bulu/bambu serta kombinasi dengan material pabrikasi untuk memperkuat pendekatan Neo-vernakularnya, corak/motif material mengikuti motif asli material lokal, namun bentukan serta ukuran bagunan menyesuaikan dengan standar kantor KPU berskala kabupaten, dengan adanya perancangan ini diharapkan menciptakan bangunan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional dan teknis, tetapi juga mencerminkan identitas budaya dan lingkungan setempat. Pendekatan ini mendukung penciptaan ruang yang tidak hanya memenuhi kebutuhan administratif tetapi juga memperkuat identitas komunitas. Dengan mengintegrasikan motif dan gaya lokal, kantor KPU dapat menjadi landmark yang mencerminkan nilai-nilai dan karakter Kabupaten TTU, memperkuat rasa kebanggaan dan keterhubungan di antara Masyarakat.
Kata kunci: Kantor Komisi Pemilihan Umum, Neo-Vernakuler, corak motif, material lokal</note>
<classification><![CDATA[232.01]]></classification><ministry><![CDATA[23201]]></ministry><studentID><![CDATA[1806090008]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240919]]></identifier><departementID><![CDATA[Arsitektur]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[232.01 KAM P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Arsitektur.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[29104]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-05 15:06:51]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-06 09:28:34]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>