<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29117">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Tinjauan Kriminologis Tindak Pidana Perdagangan Orang Di Kabupaten Ende]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MATHEUS PAULINO MUDE KIOK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROSALIND ANGEL FANGGI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Thelma S.M. Kadja</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Thelma S M Kadja</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius A Kian</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 71 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Bentuk modern dari perbudakan manusia adalah perdagangan orang. Bentuk perlakuan terburuk dari perdagangan orang merupakan pelanggaran harkat dan martabat manusia, sebagai korban hak dasarnya manusia tidak diberikan seperti hak untuk bebas, hak untuk hidup. Sebagai negara hukum mengkriminalkan tindak kejahatan ini merupakan langkah yang tegas untuk menanggulangi tindak pidana perdagangan orang. Fokus dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah faktor penyebab terjadinya pelaku melakukan TPPO di Kabupaten Ende? (2) Bagaimanakah upaya penanggulangan TPPO di Kabupaten Ende?
Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris. Dalam penelitian yuridis empiris, peneliti melakukan pengambilan data di lapangan. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara dengan 3 narasumber. Serta teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif-kualitatif.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Faktor-faktor penyebab terjadinya TPPO di Kabupaten Ende, yaitu: (a) Tekanan emoisional finansial, (b) Kurangnya Kesadaran hukum dan moral, (c) Kemiskinan dan ketidaksetaraan ekonomi, (d) Kurangnya pendidikan dan kesempatan kerja, (e) sosial dan budaya, (f) keluarga. (2) Upaya upaya penanggulangan TPPO di Kabupaten Ende. Dalam upaya penanggulangan TPPO di Kabupaten Ende melalui tiga upaya, Preemtif, Preventif, dan Represif. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka saran penulis adalah: (1) Pemerintah, Kepolisian Resor Ende, NGO diharapkan dapat meningkatan sarana dan prasarana, serta penguatan koordinasi antar-institusi hukum untuk mempercepat proses penanganan kasus TPPO. (2) Masyarakat perlu diberi edukasi yang lebih mendalam mengenai bahaya dan dampak negatif TPPO. Peningkatan kesadaran masyarakat, sosialisasi mengenai bahaya dan modus operandi perdagangan orang harus lebih sering dilakukan. (3) Pemerintah daerah di Kabupaten Ende perlu fokus pada program-program pemberdayaan ekonomi yang bisa membantu mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesempatan kerja.

Kata Kunci: Faktor Penyebab, Tindak Pidana Perdagangan Orang, Upaya</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2002010393]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241022]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 KIO T]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[29117]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-07 15:16:06]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-11 10:03:26]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>