<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29244">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Relasi Kuasa Dalam  Tata Kelola Objek Wisata Pantai Sebanjar Studi Relasi  Dalam Pengembangan Objek Wisata Pantai Sebanjar]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SITI  JAENAB KUMALA S. ORAMAHI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SYAHRIN B. KAMAHI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Boli Tonda Baso - 1983072202421101</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Frans W. Muskanan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Boli Tonda Baso</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Syahrin B. Kamahi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XIII + 63 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pengelolaan objek wisata pantai sebanjar merupakan salah satu bentuk untuk menyejahterakan masyarakat melalui penyediaan sarana dan prasarana pendukung, Akan tetapi dalam pengelolaan tersebut membutuhkan relasi kuasa yang strategis sebagai sarana utama pengelolaan objek wisata. penelitian ini mengkaji tentang pengelolaan objek wisata yang menjadi terhalang karena kurangnya relasi kekuasaan antara pemerintah dan pemilik lahan pada lokasi objek wisata.Studi ini berupaya untuk mengetahui dan menganalisis relasi kuasa dalam tata kelola objek wisata pantai Sebanjar  di kabupaten Alor.peneltian ini bertujuan untuk mengungkapkan relasi kekuasaan yang dimiliki oleh pemerintah terhadap masyarakat sekitar dan selaku pemilik lahan.Teori yang digunakan adalah teori kekuasaan yang di kemukakan oleh Michael Foucault Untuk mendukung peneliti dalam mengetahui dan menganalisis Relasi kekuasaan pengeloaan objek wisata pantai sebanjar.peneliti mengunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus.Terknik pengumpulan data antara lain dengan observasi ,wawancara, dan dokumentasi.

        Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pengelolaan objek wisata tidak selamanya menyejahterakan masyarkat.hal ini kerena terdapat kekuasaan yang kurang dari pemerintah sebagai selaku pengelolah objek wisata pantai sebanjar .dalam proses pengelolaan terjadi terhalang karena pemilik lahan mengklain bahwa tanah yang sudah merekan bangun tersebut merupakan tanah mili suku bukan tanah milik perorangan yang dimana tanah itu di hibahkan oleh pihak keluarga yang memiliki keterbatasan sumber daya manusia dan selaku pemilih lahan meminta untuk pengelolaan di kerjakan secara seimbang.kesimpulan peneltian ini adalah kuranaaagnya relasi kekuasaan oleh pemerintah terhadap masyarakat pemilik lahan maupun masyarakat setempat.

Kata kunci:Tata kelola, objek wisata, pantai sebanjar</note>
<classification><![CDATA[672.01]]></classification><ministry><![CDATA[67201]]></ministry><studentID><![CDATA[1903040128]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241004]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[672.01 ORA R]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-ilmu-politik.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[29244]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-11 15:08:21]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-12 11:33:41]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>