<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29254">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PERAN PEMERINTAH KELURAHAN DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA YANG BERTENTANGAN DENGAN NILAI-NILAI PANCASILA]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yusak Isak Musa Mabilehi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Leonard Lobo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Daud Yefkanius  Nassa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Leonard Lobo,M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Thomas Kemil Masi, M.Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Daud Yefkanius  Nassa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[24]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 78 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Permasalahan dalam penelitian ini adalah peran pemerintah kelurahan dalam mengatasi kenakalan remaja yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasiala Di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima,Kota Kupang, faktor yang menjadi penghambat pemerintah kelurahan dalam menjalankan perannya mengatasi kenakalan remaja di kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, keberhasilan Pemerintah Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Liam, Kota Kupang dalam menanggulangi kenakalan remaja. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan peran pemerintah kelurahan dalam mengatasi kenakalan remaja yang bertentangan dengan nilai-nilai pancasila di kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Untuk mendeskripsikan faktor penghambat kelurahan dalam mengatasi kenakalan remaja Di Kelurahan Oesapa, Kecamatn Kelapa Lima, Kota Kupang, Untuk mendeskripsikan keberhasilan pemerinta keluarahan dalam menanggulangi kenakalan remaja Di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang Metode yang digunakan dalampenelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Lurahan Oesapa, Sekretaris Kelurahan Oesapa, Ketua RT dan RW, Pemuda atau Mahasiswa di Oesapa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan di Kelurahan Oesapa. Kecamatan Kelapa Lima. Kota Kupang, peran pemerintah yang di lakukan adalah membrikan himbauan-humbuan dan pembinaan-pembinaan terhadap remaja serta seluruh warga masyarakat yang berada di wilayah kelurahan oesapa melalui grub-grub, RT dan atau RW, sering juga dilakukan pendekatan secara person, kepada toko-tokomasyarakat dan tokoh-tokoh pemuda pemudi. Faktor yang mejadi penghambat dalam mengatasi kenakalan remaja adalah keperibadian setiap masyarakat yang tidak dapat dikendalihkan oleh siapapun pada saat sementara atau setelah mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak atau berlebihan. Keberhasilan pemerintah kelurahan dalam mengatasi kenakalan remaja dari sejak akhir tahun tahun 2018 hingga saat ini suda tidak adalagi kasus-kasus yang melibatkan satu suku dengan suku yang lain.</note>
<classification><![CDATA[872.05]]></classification><ministry><![CDATA[87205]]></ministry><studentID><![CDATA[1701070092]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20240619]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05 MAB P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_PPKN.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[29254]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-11 16:48:53]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-11-12 10:02:40]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>