<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2927">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Upacara Kumupau Pada Masyarakat Desa Ataili Kecamatan Wulan Doni Kabupaten Lembata]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CRISTIAN BURA DILIANUS XIMENES</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>FRANSINA APRILYSE NDOEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MALKISEDEK TANEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fransina Aprilyse Ndoen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>MALKISEDEK TANEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Joni J. A. Ninu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 58 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan penelitian (1).Untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan Upacara Adat Kumupau di masyarakat Desa Ataili Kecamatan Wulandoni Kabupaten Lembata. (2). Untuk mengetahui makna dan nilai yang terkandung dalam Upacara Adat Kumupau di masyarakat Desa Ataili Kecamatan Wulandoni Kabupaten Lembata. Penentuan informan dilakukan dengan teknik snowball sampling. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen.  Teknik analisis data dalam penelitian ini mengunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Upacara adat Kumupau terdapat tahapan-tahapan dalam proses pelaksanaan, adapun tahapan yaitu (a). Tahap awal pelaksanaan upacara adat Kumupau ialah pemangku adat Desa Ataili memberikan informasi kepada  masyarakat melalui Pemerintahan Desa untuk mempersiapkan biji kapas, kapas, daun gebang yang dianyam menyerupai piring kemudian diberikan kepada masing-masing Kepala Suku dari Tujuh Belas Suku untuk dibawa saat pelaksanaan upacara adat Kumupau. (b). Pada tahap pelaksanaan, setiap Kepala Suku membawa barang penyakit (Kumupau) ke Rumah Lewotanah, untuk disimpan dalam satu tempat yang dinamakan Kwokot Ksalin kemudian dipindahkan kedalam perahu kecil bersama dengan seekor anak ayam dan segenggam beras. Pada tahap ini juga seluruh masyarakat secara bergantian menjaga barang penyakit di rumah Lewotanah sampai dengan jam tiga subuh. (c). Tahap akhir Kwokot Ksalin tersebut diambil oleh Tuan Tanah dan disimpan dalam Perahu kecil beserta seekor Anak Ayam dan segenggam beras untuk diantar menuju tempat terakhir (Laut). (2). Dalam hasil penelitian ini juga terdapat nilai-nilai dalam upacara adat ini adalah. (a) Nilai-nilai tersebut diantaranya ialah: nilai religius, nilai sosial, nilai pendidikan, dan nilai social budaya. (b) makna yang terkandung dalam upacara Kumupau: pengumpulan barang penyakit (kapas dan biji kapas) dalam satu tempat dan di serahkan ke rumah besar melambangkan kesatuan dan persatuan dari masyarakat Desa Ataili dimana semua penyakit yang diderita warga akan ditanggung oleh seluruh lapisan masyarakat yang ada di Desa Ataili. Makna sosial dari upacara adat Kumupau dapat dilihat dari proses awal hingga akhir bagaimana seluruh masyarakat berpartisipasi dalam upacara adat Kumupau yang dilaksanakan secara turun- temurun
Kata kunci: Upacara Adat, Makna, Nilai.</note>
<classification><![CDATA[872.01]]></classification><ministry><![CDATA[87201]]></ministry><studentID><![CDATA[1701090027]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20211015]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Sejarah]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.01 XIM U]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4168" url="" path="/87201-S1-1701090027-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Upacara Kumupau Pada Masyarakat Desa Ataili Kecamatan Wulan Doni Kabupaten Lembata]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_sejarah.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2927]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-25 08:47:09]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-26 08:29:32]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>