<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2933">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Makna Simbolik Dan Fungsi Tarian Hedung (Tarian Perang) Pada Masyarakat Desa Waiburak Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flores Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ABDUL AZIS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SOLEMAN BULLY</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Leonard Lobo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dorcas Langgar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Soleman Bully</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>LEONARD LOBO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Nusa Tenggara Timur]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 67]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana makna simbolik dan fungsi
tarian Hedung (tarian perang) dan bagaimana unsur-unsur simbolik yang terdapat
dalam tarian Hedung (tarian perang) pada masyarakat desa Waiburak, Kecamatan
Adonara Timur Kabupaten Flores Timur
 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik dan fungsi
tarian Hedung (tarian perang) dan unsur-unsur simbolik yang yang terdapat dalam
tarian Hedung (tarian perang) Pada Masyarakat desa Waiburak, Kecamatan
Adonara Timur Kabupaten Flores Timur.
 Penelitian ini dilaksanakan di desa Waiburak Kecamatan Adonara Timur
Kabupaten Flores Timur.Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaa. Data yang
diperoleh dikumpul kemudian data diolah dan dianalisis secara deskriptif
kualitatif.
 Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1)Tarian Hedung (tarian perang)
pada zaman dulu difungsikan sebagai mengantar dan menjemput para pahlawan
dari medan perang sedangkan sekarang fungsi tersebut berubah dan difungsikan
sebagai penjemputan tamu besar dan acara-acara besar lainya seperti acara
budaya,acara adat, pernikahan dan pesta sakramen imamat.(2) Tarian Hedung
(tarian perang) pada zaman dahulu dimaknai sebagai ungkapan kegembiraan,
memohon keselamatan dan senantiasa melindungi serta menyertai para pahlawan
yang berada dimedan perang namun sekarang dimaknai sebagai penghormatan
kepada roh-roh leluhur yang telah mengorbankan jiwanya dalam medan perang.
(3) Unsur-unsur simbolik yang terkadung dalam tarian Hedung (tarian perang)
yaitu : Parang (Kenubu) membela dan melimdungi yang benar sedangkan Tombak
(Gala) simbol tiang arasy sebagai penegak keadilan.
 Kesimpulan penelitian ini tarian Hedung (tarian perang) memiliki makna dan
fungsi yang berbeda pada zaman dahulu dan sekarang akan tetapi unsur-unsur
dalam tarian Hedung (tarian perang) masihh tetap sama

Kata Kunci : Makna Simbolik, Fungsi, Unsur Hedung</note>
<classification><![CDATA[87205]]></classification><ministry><![CDATA[87205]]></ministry><studentID><![CDATA[1601070112]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210622]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.05 AZI M]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4177" url="" path="/87205-S1-1601070112-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Makna Simbolik Dan Fungsi Tarian Hedung (Tarian Perang) Pada Masyarakat Desa Waiburak Kecamatan Adonara Timur Kabupaten Flores Timur]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_Skripsi_PPKN.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2933]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-25 10:56:28]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-27 13:16:18]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>