<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29362">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Dampak Perladangan Liar Di Kawasan Hutan Lindung Roko Raka Di Desa Kendu Wela Kecamatan Kodi Utara Kabupaten Sumba Barat Daya]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>IMELDA ARIANTI DEPA NGARA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sunimbar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ARFITA RAHMAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sunimbar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>ARFITA RAHMAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Agustinus Hale Manek</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[26]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 73 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Hutan lindung Roko Raka di Desa Kendu Wela Kecamatan Kodi Utara Kabupaten Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tenggara Timur berdasarkan SK.7875/MenLHK- KPHP/HPL.0/12/2020, memiliki kawasan hutan dngan luas 139.849,75 Ha, meliputi area penggunaan lain (120.147,49), hutan lindung (11.192,63 Ha), dan hutan produksi (8.509,62 Ha). Adapun luas dari dari penebangan liar di hutan lindung Roko Raka yang di jadikan lahan perkebunan seluas 5.596,31 Ha (UPTD Sumba Barat Daya, 2023) dari luas hutan lindung 11.192,63 Ha. Kegiatan perladangan liar di Hutan Lindung Roko Raka Desa Kendu Wela sangat dipengaruhi oleh kebutuhan masyarakat dalam memenuhi tuntutan ekonominya, serta kebutuhan lahan untuk dijadikan lahan permukiman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya perladangan liar dalam kawasan hutan lindung Roko Raka Di Desa Kendu Wela Kabupaten Sumba Barat Daya. Untuk mengetahui dampak perladangan liar bagi masyarakat di dalam kawasan hutan lindung Roko Raka Di Desa Kendu Wela Kabupaten Sumba Barat Daya. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan Subjek penelitian . Informan 19 orang yang di gunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi langsung dan dokumentasi. Selanjutnya di analisis dengan mendeskripsikan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi seacara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan 1) bahwa perladangan liar yang ada di Desa Kendu Wela membawa berbagai dampak. kegiatan perladangan liar yang pernah mereka lakukan lebih banyak membawa dampak yang positif terlebih khusus untuk keadaan ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan kebutuhan akan pangan untuk kehidupan seahari-hari sudah gampang diperoleh karena sudah mempunyai lahan untuk digarap menjadi perkebunan padi ataupun jagung. 2) Sedangkan dampak untuk lingkungan sangat serius, dilihat dari keadaan lingkungan sekitar hutan yang mengalami kekeringan dan menyebabkan semakin sedikit dan hampir hilangnya sumber mata air.

 Kata Kunci: Perladangan Liar, Dampak Ekonomi, Lingkungan</note>
<classification><![CDATA[872.02]]></classification><ministry><![CDATA[87202]]></ministry><studentID><![CDATA[1901100120]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241025]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.02 NGA D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-geografi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[29362]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-05 12:51:56]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-10 10:41:00]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>