<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2961">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perancangan Arena Drag Bike Di Sumba Timur Dengan Pendekatan Transformasi Arsitektur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dominggus Anandua</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOHANES WILHELMUS DOMINIKUS KAPILAWI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>THOMAS K. DIMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yohanes Wilhelmus Dominikus Kapilawi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>I Gusti Ngurah Wiras Hardy</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>THOMAS K. DIMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xxvi+204 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dunia balap adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara terorganisasi yang berdasarkan pada jenis, kecepatan dan kapasitas mesin. Kegiatan ini biasanya dilakukan sebagai ajang olahraga yang mengarah pada profesi jika didukung dengan adanya prestasi pembalap.Kegiatan balap masih dipandang negatif oleh sebagian masyarakat di Indonesia. Kegiatan balap juga identik dengan ugal-ugalan yang mengganggu ketertiban lingkungan dan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya, namun balap memiliki peminat yang cukup tinggi dikalangan anak muda yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Sama halnya juga terjadi di kota Waingapu, Sumba Timur. Terdapat banyak kaum muda yang melakukan kegiatan balap dan drag bike Drag bike merupakan ajang balap motor dimana pengendara mengendarai motornya dengan memacu kecepatan yang sangat tinggi yang kemudian dilakukan disebuah lintasan aspal yang lurus dan tertutup selain itu lintasan tersebut terdiri dari dua buah jalur lurus sejajar dengan panjang yang sama. Oleh karena itu, pemerintah setempat membangun sirkuit/arena drag bike. Sirkuit merupakan suatu arena untuk balapan berupa lintasan /trek yang tidak putus, Dengan bentuknya yang berbeda-beda antara sirkuit satu dengan yang lain. Setiap sirkuit dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas standar yang biasanya diperlukan dalam balapan, mulai dari area lintasan sampai dengan pada proses pengelolaan. Perancangan Arena Drag Bike di Kota Waingapu, Sumba Timur bertujuan untuk memfasilitasi, menampung dan membembina bakat para pecinta otomotif di Kota Waingapu sekaligus meminimalisir bahaya balapan liar di jalan raya yang rentan terhadap kecelakaan lalu lintas. Perancangan ini menggunakan prinsip arsitektur transformasi yang diambil dari bentukan tromol, gir dan rantai sebagai salah satu komponen paling penting, karena peran komponen vi tersebut dalam sebuah pertandingan balap drag bike dapat membantu roda dan memperlambat kecepatan motor. 

Kata Kunci : Arena/Sirkuit, Drag Bike, Arsitektur Transformasi, Tromol</note>
<classification><![CDATA[232.01]]></classification><ministry><![CDATA[23201]]></ministry><studentID><![CDATA[1606090065]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210928]]></identifier><departementID><![CDATA[Arsitek]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[232.01 Ana P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4205" url="" path="/23201-S1-1606090065-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Perancangan Arena Drag Bike Di Sumba Timur Dengan Pendekatan Transformasi Arsitektur]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi2.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2961]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-25 18:52:21]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-26 08:07:00]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>