<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29624">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Kedudukan Anak Luar Kawin Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Dan Hukum Islam:]]></title>
<subTitle><![CDATA[Sikap Masyarakat Terhadap Anak Luar Kawin Di Desa Lohayong, Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur]]></subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YUYUN WINDASARI RATULOLI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HUSNI KUSUMA DINATA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOSSIE MARIA YULIANTY YACOB</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Siti Ramlah Usman</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Husni Kusuma Dinata</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yossie Maria Yulianty Yacob</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[28]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 63 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Perkawinan adalah Perkawinan merupakan ikatan lahir batin antara seorang pria dengan wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah kedudukan anak luar kawin menurut ketentuan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan     dan  Hukum Islam?  (2) Bagaimanakah sikap masyarakat terhadap anak luar kawin di Desa Lohayong, kecamatan Solor Timur, Kabupaten          Flores Timur? Manfaat dari penelitian ini adalah untuk menambah informasi bagi pemerintah untuk Sebagai informasi bagi pemerintah untuk lebih memperhatikan perbandingan kedudukan anak luar kawin dan menambah bahan informasi kepada masyarakat bahwa sangat penting mengetahui perbandingan kedudukan anak luar kawin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hukum yuridis empiris.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1)  kedudukan anak luar kawin menurut Undang-undang  Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan di Desa Lohayong yang mana sesuai bunyi undang–undang nomor 1 tahun 1974 yang mana anak yang dilahirkan di luar perkawinan yang tidak memiliki hubungan keperdataan dengan ayah biologisnya tetapi hanya memiliki hubungan keperdataan dengan ibu dan keluarga ibunya saja. Sedangkan menurut Kompilasi Hukum Islam dimana pada pasal 186 yang menyatakan bahwa anak mluar kawin hanya mempunyai hubungan saling mewarisi dengan ibunya dan keluarga ibunya (2) Sikap masyarakat terhadap anak luar kawin yang mana anak yang lahir diluar perkawinan yang mana dilihat dari tanggapan sebagaian masyarakat yang merasa tidak empati terhadap anak yang dilahirkan diluar perkawinan. Akan tetapi adapun masyarakat yang empati terhadap anak luar kawin tersebut yang mana telah melahirkan seorang anak sendiri tanpa ayah dari anaknya dan juga harus siap untuk membesarkan, merawat, dan membesarkan anaknya sendiri.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah (1) Anak luar kawin dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang  Perkawinan  dan Hukum Islam yang tidak mempunyai hubungan keperdataan dengan ayah biologisnya. Akan tetapi hanya memiliki hubungan keperdataan dengan ibu dan keluarga ibunya saja. (2) Sikap masyarakat terhadap anak luar kawin yang mana anak yang dilahirkan diluar perkawinan  yang hanya memiliki hubungan dengan ibunya saja.

Kata kunci : Perkawinan, Anak Luar Kawin, Sikap masyarakat</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010464]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241119]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 RAT K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[bag-keperdataan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[29624]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-18 16:18:48]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-20 10:22:34]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>