<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29641">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS TUTURANTEING HANG DALAM TRADISI MASYARAKAT MANGGARAI (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>BENEDIKTUS SETIAWAN NABU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dra. Karus M. Margareta, M.Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Marselus Robot, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dra. Karus M. Margareta, M.Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Karolus B. Jama, M.Pd</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Marselus Robot, M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[28]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xx + 61 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini berfokus pada “Bagaimanakah makna yang terkandung dalam tuturan teing hang pada tradisi masyarakat Manggarai?’’. Penelitian ini dilakukan oleh Benediktus Setiawan Nabu dengan bimbingan Bapak Dr. Marselus Robot, M.Si selaku Pembimbing 1 dan Ibu Dra.Karus M. Margareta, M.Pd selaku Pembimbing 2. Tujuan  penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan makna apa saja yang terkandung dalam tuturan teing hang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough yang berfokus pada analisis teks, praktik diskursus, dan praktik sosiokultural. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan Deskriptif Kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara dengan informan yang dipilih dan observasi, data tersebut kemudian dianalisis secara kualitatif dan menggunakan metode Analisis Norman Fairclough lalu disajikan dalam bentuk narasi untuk mendeskripsikan hasil dari penelitian. Informan dalam penelitian ini hanya 1 orang yaitu masyarakat Manggarai yang paham tentang tuturan teing hang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa makna yang terkandung dalam tuturan teing hang diungkapkan melalui sebuah wacana berupa wacana kritis sosial  budaya dan keagamaan dan diutarakan secara lisan dalam sebuah tuturan. Dalam tuturan teing hang, wacana yang diperlihatkan merupakan wacana yang diambil berdasarkan kebiasaan, pengalaman, hubungan antar-budaya, dan kehidupan sosial masyarakat Manggarai itu sendiri dan lalu diungkapkan melalui sebuah tuturan doa dan harapan. Wacana yang diungkapkan dalam tuturan teing hang antara lain wacana yang mengungkapkan realitas atau relasi antarmasyarakat dengan Tuhan, dengan leluhur, dan juga antarmasyarakat, wacana yang diungkapkan berdasarkan praktik kewacanaan yaitu pengalaman, kebiasaan dan budaya yang selalu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Manggarai dan yang terakhir wacana yang diungkapkan melalui sebuah hubungan baik itu hubungan sosial budaya maupun hubungan budaya dan ketuhanan. 

Kata Kunci : Analisis, Tuturan, Teing Hang, Wacana, Norman Fairclough.</note>
<classification><![CDATA[88201]]></classification><ministry><![CDATA[88201]]></ministry><studentID><![CDATA[1901010074]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241122]]></identifier><departementID><![CDATA[Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[882.01 Nab. A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="31794" url="" path="/88201-S1-1901010074-2024-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[ANALISIS TUTURANTEING HANG DALAM TRADISI MASYARAKAT MANGGARAI (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover_Bindo.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[29641]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-18 20:01:24]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-07 08:51:25]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>