<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29743">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANTESEDEN PEMBENTUK SITUASI PERDAGANGAN MANUSIA DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN,PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>William Febrianus Umbu Ibiruni</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HENDRIK TODA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>I PUTU Y B PRADANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hendrik Toda</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>I Putu Y B Pradana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aspri Budi Oktavianto</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[28]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVI + 115 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan pertama menjelaskan proses terjadinya migrasi para korban perdagangan manusia untuk keluar daerah daerah perekrutan menuju daerah/negara tujuan migrasi atau terjadinya tindakan perdagangan manusia. Kedua, mengidentifikasi fase-fase yang terjadi dalam perdagangan manusia dan berbagai bentuk eksploitasi yang dialami oleh korban perdagangan manusia di daerah/negara tujuan akhir migrasi pada konteks perdagangan manusia. Ketiga, menginvestigasi anteseden-anteseden pembentuk situasi perdagangan manusia (human trafficking) pada para korban perdagangan manusia untuk keluar menuju daerah/negara tujuan migrasi tindakan perdagangan manusia. Pendekatan ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian fonomelogi dan menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Pengumpulan data berasal dari 5 informan yang terbagi dengan rincian; korban perdagangan manusia yang berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan. Komunitas yang bergerak di bidang perlindungan dan pemberdayaan korban perdagangan manusia yang terdapat di Pulau Timor dan Kabupaten Timor Tengah Selatan, penegak hokum dan Para pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses pemberantasan tindak pidana perdagangan manusia. Penelitian ini menjabarkan dan mendeskripsikan anteseden-anteseden pembentuk situasi perdagangan manusia dalam masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan. 
Hasil penelitian ini dapat dilihat dari anteseden pembentuk situasi perdagangan manusia yang membentuk situasi perdagangan di Kabupaten Timor Tengah Selatan terbagi menjadi dua faktor, yaitu; faktor pendorong (push factor) dan faktor penarik (pull factor). Faktor pendorong terdiri atas faktor ekonomi, faktor sosial budaya, faktor rendahnya pendidikan, faktor ajakan keluarga/kerabat dan faktor lemahnya kebijakan anti perdagangan manusia. Sedangkan faktor penarik terdiri atas faktor ajakan/iming-iming perekrut, faktor pendapatan tinggi dan faktor peluang mendapatkan pekerjaan. 
Kata kunci: Perdagangan manusia, anteseden, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Indonesia</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[2103010158]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241218]]></identifier><departementID><![CDATA[Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 Ibi A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[COVER_SKRIPSI_ADM_NEGARA.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[29743]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-21 13:49:29]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2024-12-23 13:14:23]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>