<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2975">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengaruh Perbedaan Dosis Trichokompos Terhadap Sifat Kimia Tanah Vertisol, Pertumbuhan Dan Hasil Jagung Manis]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yunitha Dhea Arisandi Dju Bunga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DIANA J L SERANGMO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JULINDA B D HENUK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Roddialek Pollo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Diana J L Serangmo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Julinda B D Henuk</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xii + 81 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kekurangan air menyebabkan tanah Vertisol mudah mengerut, akibatnya unsur-unsur hara diikat oleh padatan tanah dan tidak dapat diserap oleh tanaman. Sebaliknya, jika kelebihan air maka tanah ini akan mengembang dan unsur hara mudah tercuci, namun demikian tanaman jagung manis pada umunya lebih cocok tumbuh pada jenis tanah Vertisol. Jagung manis merupakan komoditas pertanian yang sangat digemari oleh masyarakat, karena rasanya yang enak dan manis serta mengandung karbohidrat, sedikit protein dan lemak. Hal tersebut yang menjadikan semakin tingginya permintaan terhadap jagung manis. Masalah yang sering dihadapi petani yang membudidayakan jagung manis adalah penggunaan pupuk anorganik secara terus-menerus pada suatu lahan tanpa pemberian pupuk organik, sehingga dapat menyebabkan menurunnya kualitas fisik, kimia dan biologi tanah sehingga pertumbuhan jagung tidak optimal. Kondisi ini dapat diatasi dengan pemberian bahan organik. Salah satu bahan organik yang dapat dimanfaatkan adalah pupuk trichokompos. Penelitian ini dilaksankan dari bulan November 2020- Februari 2021. Penelitian ini disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan yaitu P0 (Kontrol) , P1 ( 360 g/petak), P2 (720 g/petak), P3 (1040 g/petak), P4 ( 1440g/petak), dan P5 ( 1800g/petak). Semua variabel diulang 4 kali. Data hasil pengukuran dianalisis dengan analisis ragam dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan 5% Parameter yang diamati yaitu sifat kimia tanah Vertisol adalah N,P, K , Bahan organik, pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Hasil penelitian menunjukan Pemberian dosis tricokompos berpengaruh nyata terhadap perbaikan sifat kimia tanah Vertisol dan hasil jagung manis tetapi tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan jagung manis. Dosis trichokompos terbaik terhadap sifat kimia tanah Vertisol yaitu pada perlakuan P5 ( 1800 g/petak) (N total, P Tersedia, K tersedia), dan perlakuan P1 ( 360 g/petak) (Bahan organik dan hasil jagung manis) viii 
Kata Kunci : Pengaruh, Trichokompos, Sifat Kimia, Pertumbuhan, Hasil jagung manis</note>
<classification><![CDATA[542.11]]></classification><ministry><![CDATA[54211]]></ministry><studentID><![CDATA[1704060218]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20211015]]></identifier><departementID><![CDATA[Agroteknologi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.11 BUN P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4223" url="" path="/54211-S1-1704060218-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pengaruh Perbedaan Dosis Trichokompos Terhadap Sifat Kimia Tanah Vertisol, Pertumbuhan Dan Hasil Jagung Manis]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-agrotek.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2975]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-25 21:17:15]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-10-28 09:44:19]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>