<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29829">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Politik Etnis Tionghoa Di Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur (Studi Kasus Tentang Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANDRE ARDIANTO BERE MAU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>yeftha y. sabaat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Philips Y.N NDODA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rex Tiran</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>yeftha y. sabaat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Philips Y.N Ndoda</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[28]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 131 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Fenomena empiris menunjukkan setelah reformasi sebagian peranakan Tionghoa di Kab. Belu telah bertransformasi dari ranah ekonomi menjadi elit politik lokal baik di partai politik, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah maupun kepala daerah dan eksis dalam ranah politik elektoral. Penelitian ini bertujuan menganalisis politik Etnis Tionghoa pada pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 di Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur, menggunakan metode kualitatif, pengumpulan data primer melalui wawancara dengan informan, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan etnis Tionghoa memandang diri dan etnis lainnya sama dan sejajar, memandang memiliki status dan kedudukan sosial ekonomi sama dengan etnis lainnya, serta memandang politik sebagai jalan menuju kekuasaan dalam kehidupan bernegara untuk bisa menyentuh kehidupan sosial masyarakat secara luas demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Komunikator politik terdiri dari pasangan calon kepala daerah, tim sukses, partai politik, tokoh masyarakat, pendukung, dan simpatisan paslon, pesan politik berupa hasil penjaringan aspirasi masyarakat, menggunakan media komunikasi temu tatap muka langsung dengan masyarakat, media offline baliho, surat kabar, spanduk, pamflet, dan stiker, kaos, alat peraga kampanye, uang, dan bahan pangan, media online media social, jingle-jingle, dan partai politik, dengan sasaran masyarakat pemilih di dan di luar Kab. Belu, serta dengan efek pemahaman terhadap permasalahan masyarakat, kewajiban pemenuhan janji-janji politik sebagai solusi terhadap aspirasi dan harapan masyarakat terhadap kebutuhan dasar serta pemilih memilih calon kepala daerah. Peneliti mengusulkan saran agar para actor politik dapat lebih mengupayakan peningkatan kesadaran politik masyarakat melalui edukasi politik untuk membangun persepsi politik yang lebih cerah dengan mengintensifkan komunikasi politik demi membangun kehidupan demokrasi yang lebih bermartabat.

Daftar Pustaka : 30 (2002-2024)

Kata Kunci : Etnis Tionghoa, Politik, Persepsi, Komunikasi, Pilkada</note>
<classification><![CDATA[672.01]]></classification><ministry><![CDATA[67201]]></ministry><studentID><![CDATA[1903040136]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241210]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Ilmu Sosial dan Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[672.01 MAU P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-ilmu-politik.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[29829]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-03 07:14:23]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-07 11:27:36]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>