<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29830">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penentuan Komoditas Unggulan Subsektor Perkebunan Di Kabupaten Flores Timur Periode 2018-2022]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YUSTINA DARIANTI PUTRI RIBERU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ida Nurwiana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yacobus C. W. Siubelan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Damianus Adar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ida Nurwiana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yacobus C.W. Siubelan,</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2024]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[28]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xviii + 177 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kabupaten Flores Timur mempunyai iklim dan tanah yang mendukung pertumbuhan tanaman-tanaman perkebunan seperti kelapa, jambu mente, kopi, kakao, kemiri, kapuk, cengkeh, pinang, vanili, lada, jarak pagar, pala dan tembakau. Untuk itu, Flores Timur melalui subsektor perkebunan telah diusahakan dan berdampak pada perekonomian wilayah dengan menyumbang terhadap pendapatan asli daerah sehingga menjadikannya sebagai salah satu andalan di Kabupaten Flores Timur. Berdasarkan data produksi Kabupaten Flores Timur, beberapa komoditas perkebunan dapat diandalkan untuk pengembangan wilayah namun permasalahan yang ada khususnya pada subsektor perkebunan adalah belum jelasnya komoditas unggulan yang bisa dikembangkan sebagai salah satu basis ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui komoditas unggulan subsektor perkebunan di Kabupaten Flores Timur (2) Mengetahui komoditas subsektor perkebunan yang potensial untuk dikembangkan yang memiliki keunggulan kompetitif dan komperatif di Kabupaten Flores Timur.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari Dinas Perkebunan Kabupaten Flores Timur periode 2018 – 2022 dari 13 tanaman subsektor perkebunan berdasarkan data produksi dan luas panen dari 19 kecamatan yang ada di Kabupaten Flores Timur. Metode analisis data menggunakan analisis Dinamic Location Quotient (DLQ) dan analisis shift share (SSA).
Hasil analisis DLQ menunjukan komoditas kakao paling unggul dan memiliki keunggulan komparatif karena sebarannya mencakup 9 kecamatan, diikuti komoditas jambu mente di 8 kecamatan dan komoditas kemiri di 7 kecamatan, sedangkan hasil analisis SSA, komoditi yang memiliki keunggulan kompetitif adalah jambu mente, pinang, kakao, kelapa dan pala, namun pinang dan kakao memiliki laju pertumbuhan produksi yang lambat atau tidak menunjukkan perkembangan yang progressive. Jambu mente merupakan komoditas yang utama memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif diikuti kelapa dan pala, dimana komoditi tersebut memiliki proporsi laju pertumbuhan lebih cepat, progressive dan mempunyai daya saing tinggi.</note>
<classification><![CDATA[542.01]]></classification><ministry><![CDATA[54201]]></ministry><studentID><![CDATA[2004020145]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241129]]></identifier><departementID><![CDATA[Agribisnis]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.01 RIB P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-agribisnis1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[29830]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-03 07:20:39]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-06 11:15:22]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>