<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="29945">
<titleInfo>
<title><![CDATA[FENOMENOLOGI KOMUNIKASI DALAM SELF DISCLOSURE ODHA DI KOTA KUPANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Arnoldus Fredrik Rondo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. Aloysius Liliweri</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Emanuel Sowe Leuape</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Ana Andung</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Aloysius Liliweri</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Emanuel Sowe Leuape</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[28]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[vii+89]]></extent>
</physicalDescription>
<note>ODHA adalah sebutan bagi seseorang yang mengidap hiv/aids. Dalam penelitian ini, Peneliti membahas tentang pengalaman komunikasi dan pengungkapan diri
ODHA di kota kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengalaman komunikasi dan motif ODHA melakukan pengungkapan diri
Paradigma yang digunakan adalah paradigma Konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode Fenomenologi dengan teknik
pengambilan data melalui wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah teori Self Disclosure. Hasil penelitian menunjukan pada Proses komunikasi
dan pengalaman komunikasi ODHA di Kota Kupang terdapat tahapan-tahapan atau proses. Pertama, tahapan penyangkalan diri ,di mana Seorang ODHA tidak
mengakui bahwa dirinya adalah seorang ODHA atau lebih tepatnya belum bisa menerima kodisinya hingga sampai saat ini. Kedua, tahap penerimaan diri, yang di mana seorang ODHA sudah bisa menerima dirinya sebagai ODHA dan mulai membuka diri ke orang lain bahkan berani berkomunikasi secara langsung ke orang
lain. Ketiga, tahap penebusan atau SpokesPerrson, di mana seorang ODHA yang telah melewati 3 tahapan ini mereka lebih aktif lagi dalam hal membagi informasi
bukan hanya sekedar membagi tetapi mereka juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai Hiv/Aids dan memberi dukungan kepada sesama penderita Hiv/Aids yang belum berani membuka diri bahkan yang belum bisa menerima diri mereka sebagai ODHA. Tahapan yang sudah dijelaskan Peneliti menyimpulkan
bahwa semua ODHA dapat melakukan komunikasi dengan orang lain akan tetapi ada beberapa faktor internal dan eksternal yang membuat ODHA sulit untuk berkomunikasi dan membuka diri seperti ketakutan dalam diri saat melakukan pengungkapan diri dan faktor lain adalah mendapat diskriminasi dari orang lain.

Kata Kunci : Fenomenologi, Komunikasi, Pengungkapan diri, ODHA,HIV/AIDS</note>
<classification><![CDATA[702.01]]></classification><ministry><![CDATA[70201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003050172]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241115]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[702.01 Ron F]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Ilmu_Komunikasi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[29945]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-07 12:22:26]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-07 14:42:14]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>