<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30090">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGARUH VARIASI TINGGI TAKIKAN DAN TINGGI   TAMBALAN TERHADAP KEKUATAN LENTUR   BALOK KAYU LONTAR]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PRISMILIA TALITA DJAMI BILI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ELIA HUNGGURAMI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Partogi H Simatupang</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jusuf J S Pah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Elia Hunggurami</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[28]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XXII + 182 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kayu merupakan salah satu bahan material yang sering digunakan dalam dunia konstruksi, karena kayu memiliki kelebihan yakni mudah dibentuk sesuai keinginan namun terbatas dalam ketersediaan ukuran panjang kayu, dan kayu juga retan mengalami kerusakan akibat berbagai faktor yang dapat menurunkan kualitas dan mutu kayu. Karena itu terdapat solusi berupa metode takikan untuk mengatasi keterbatasan panjang kayu dan metode tambalan menggunakan campuran serbuk kayu dengan resin dan hardener untuk memperbaiki kecacatan pada kayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penurunan kuat lentur balok kayu lontar akibat takikan yang dilakukan dengan variasi tinggi takikan dan juga mengetahui seberapa besar peningkatan kuat lentur balok kayu lontar setelah ditambal di daerah takikan. Benda uji yang digunakan adalah balok kayu lontar dengan dimensi 50 mm x 50 mm x 760 mm. Variasi  terhadap balok kayu lontar yaitu variasi tinggi takikan 1/6d, 2/6d, 3/6d sedangkan untuk komposisi campuran tambalan yaitu kadar hardener 100% dari resin, serta filler (serbuk amplasan kayu jati) 75% dari berat serbuk kayu. Berdasarkan pengujian secara fisis kayu lontar tergolong dalam kode mutu E13. Hasil pengujian mekanis yaitu pengujian kuat lentur balok kayu lontar utuh yaitu 25,89 MPa. Presentase penurunan kekuatan lentur balok kayu lontar bertakik terhadap balok utuh, dengan variasi tinggi takikan 1/6d, 2/6d, 3/6d berturut-turut untuk letak takikan 1/2 bentang (tekan) yaitu 34,59%, 50,56%, 57,85% untuk letak takikan 1/2 bentang (tarik) yaitu 55,99%, 59,20%, 63,06%; untuk letak takikan 1/3 bentang (tekan) yaitu 36,80%, 38,91%, 40,25%; untuk letak takikan 1/3 bentang (tarik) yaitu 38,27%, 39,10%, 59,33%. Presentase penurunan kekuatan lentur balok kayu lontar yang ditambal terhadap balok utuh dengan variasi tinggi takikan 1/6d, 2/6d, 3/6d berturut-turut untuk letak takikan 1/2 bentang (tekan) yaitu 26,76%, 33,80%, 41,90%; untuk letak takikan 1/2 bentang (tarik) yaitu 29,54%, 37,27%, 42,34%; untuk letak takikan 1/3 bentang (tekan) yaitu 24,02%, 25,73%, 32,70%; untuk letak takikan 1/3 bentang (tarik) yaitu 23,48%, 31,79%, 41,36%. Presentase peningkatan kekuatan lentur balok kayu lontar yang ditambal terhadap balok kayu lontar bertakik dengan variasi tinggi takikan 1/6d, 2/6d, 3/6d berturut-turut untuk letak takikan 1/2 bentang (tekan) yaitu 10,70%, 25,45%, 27,46%; untuk letak takikan 1/2 bentang (tarik) yaitu 37,53%, 34,96%, 35,93%; untuk letak takikan 1/3 bentang (tekan) yaitu 16,82%, 17,74%, 11,22%; untuk letak takikan 1/3 bentang (tarik) yaitu 19,33%, 10,71%, 30,64%. 
Kata Kunci : Kekuatan Lentur, Takikan, Tambalan, Kayu Lontar</note>
<classification><![CDATA[222.01]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[1906010032]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241204]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[222.01 BIL P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_teknik_sipil.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[30090]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-08 19:20:00]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-09 14:24:16]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>