<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30249">
<titleInfo>
<title><![CDATA[KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM PERSPEKTIF TEORI AKOMODASI HOWARD GILES (Studi Kasus Masyarakat Pribumi Dan Pendatang Di Desa Kabuna Kecamatan Kakuluk Mesak)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ELISABETH LUSITANIA KERU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yermia Dj Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Emanuel S. Leuape</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Emanuel S. Leuape</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yermia Dj Manafe</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Prof.Dr.Liliweri Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[28]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv+83]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang proses dan faktor- faktor yang
mempengaruhi komunikasi antarbudaya antara masyarakat pribumi dan pendatang di
Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, melalui perspektif Teori Akomodasi
Komunikasi yang dikemukakan oleh Howard Giles. Teori ini menjelaskan bagaimana
individu menyesuaikan perilaku komunikasi mereka untuk mencapai kesepahaman dan
mengurangi perbedaan budaya. Studi kasus ini menggali dinamika interaksi antara
kelompok pribumi dan pendatang, serta bagaimana akomodasi komunikasi berperan
dalam membentuk hubungan sosial di desa tersebut. Metode penelitian yang digunakan
adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara
mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat proses
adaptasi dan penyesuaian komunikasi yang kompleks antara masyarakat pribumi dan
pendatang, termasuk strategi konvergensi dan divergensi. Konvergensi terjadi ketika
kedua kelompok mencoba menyesuaikan diri dengan cara berbicara dan perilaku satu
sama lain untuk mencapai komunikasi yang efektif dan hubungan yang harmonis dalam
masyarakat dalam strategi konvergensi terdapat komuniksai Verbal dan Non Verbal.
Sebaliknya, divergensi terjadi ketika ada upaya mempertahankan identitas budaya
masing-masing. Faktor-faktor seperti bahasa dan dialek, norma budaya, lingkungan dan
penerimaan sosial antar kelompok yang mempengaruhi proses akomodasi ini. Penelitian
ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana komunikasi
antarbudaya dapat membangun hubungan antar kelompok yang berbeda dengan
menggunakan bahasa. Dengan demikian, Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan
dalam merumuskan strategi komunikasi yang efektif dalam masyarakat, khususnya di
Desa Kabuna.
Kata Kunci: Komunikasi Antar Budaya, Konvergensi dan Divergensi, fakto yang
mempengaruhi.</note>
<classification><![CDATA[702.01]]></classification><ministry><![CDATA[70201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003050184]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241223]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[702.01 Eli K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="32409" url="" path="/70201-2003050184-2025-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM PERSPEKTIF TEORI AKOMODASI HOWARD GILES (Studi Kasus Masyarakat Pribumi Dan Pendatang Di Desa Kabuna Kecamatan Kakuluk Mesak)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[WhatsApp_Image_2024-10-04_at_13.28.07.jpeg.jpeg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[30249]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-09 17:45:53]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-10 11:33:51]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>