<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30349">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN  KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM (Studi Terhadap Penertiban Hewan Ternak di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ALFRED BREID DANIEL NENOHARAN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KOTAN Y STEFANUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Cyrilius W T Lamataro</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Kotan Y Stefanus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rafael R Tupen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Cyrilius W T Lamataro</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[28]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 46 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Mewujudkan wilayah yang tentram dan tertib serta memberikan perlindungankepada masyarakat, maka perlu dilakukan penataan, pemeliharaan dan penertiban hewan ternak yang dapat menggangu atau mempengaruhi aktivitas kehidupan masyarakat agar  tercipta keamanan dan kenyamanan dari gangguan ternak yang berkeliaran. Problematika hukum yang terjadi terhadap penertiban hewan ternak dengan melibatkan partisipasi  masyarakat dalam upaya mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum terutama  keterkaitannya dengan hewan ternak, serta faktor-faktor yang menjadi penghambat  partisipasi masyarakat dalam mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum terkait  dengan penertiban hewan ternak di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah partisipasi masyarakat dalam upaya mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum terutama keterkaitan dalam penertiban hewan ternak? (2) Apakah yang menjadi faktor  penghambat partisipasi masyarakat dalam mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum dalam penertiban hewan ternak?. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris  metode wawancara dan observasi. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis kemudian  disajikan atau dipaparkan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Partisipasi masyarakat sangat  dibutuhkan dalam upaya mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum terutama  keterkaitan dalam penertiban hewan ternak. Di mana peran dan partisipasi masyarakat  dapat dilakukan dengan menertibkan hewan ternak yang dimiliki dan berkoordinasi dengan  pemerintah desa dalam mewujudkan ketentraman dan ketertiban. (2) Faktor penghambat  partisipasi masyarakat dalam mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum dalam  penertiban hewan ternak disebabkan karena masih kurang optimalnya kesadaran  masyarakat dalam menertibkan hewan ternak yang dimiliki, belum adanya hukum yang  mengatur dan dukungan pemerintah desa yang belum optimal dalam kerjasama mendukung  ketentraman dan ketertiban umum. 

Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Faktor Penghambat dan Penertiban Hewan Ternak</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010191]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241220]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Nen P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="32520" url="" path="/74201-S1-1902010191-2025-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Partisipasi Masyarakat dalam Mewujudkan  Ketentraman Dan Ketertiban Umum (Studi terhadap  Penertiban Hewan Ternak di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang)]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[30349]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-10 13:32:49]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-10 15:03:11]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>