<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30512">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Peran Kader Posyandu Dalam Menurunkan Stunting Di Desa Taebesa Kecamatan Amanuban Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2024]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SOPHIA DELAYA KU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MASRIDA SINAGA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RINA WATY SIRAIT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Masrida Sinaga</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Fransiskus Geroda Mado</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rina Waty Sirait</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[28]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 96 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Salah satu faktor yang berperan penting dalam penurunan stunting adalah kader posyandu. Kader menjadi penggerak utama dalam kegiatan di posyandu karena keberadaan masalah gizi anak di suatu daerah dipengaruhi oleh peranan kader posyandu. Namun, kader posyandu di Desa Taebesa belum menjalankan peranya dengan baik. Kurangnya pelayanan serta penyuluhan kader terhadap masyarakat mengakibatkan masyarakat tidak mengetahui asupan gizi yang baik untuk anaknya sehingga banyak anak yang mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kader posyandu dalam menurunkan kasus stunting di Desa Taebesa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian ini berjumlah 12 orang dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan studi dokumen. Analisis data menggunakan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peran kader posyandu di Desa Taebesa pada meja pertama dalam tahapan pendaftaran sudah dilakukan dengan baik. Namun, pada meja kedua dalam tahapan pengukuran antropometri belum optimal karena ketersediaan sarana dan prasarana yang belum mencukupi. Pada meja ketiga yaitu pengisian KMS, peran kader belum dilakukan secara maksimal sebab hanya beberapa kader yang bisa menggunakan tabel dengan benar. Meja keempat, yaitu tahapan penyuluhan, juga belum dilakukan dengan maksimal. Para kader tidak melakukan penyuluhan kepada ibu balita. Meja kelima yaitu pelayanan kesehatan dikhususkan untuk petugas kesehatan. Para kader bertugas membantu pelayanan yang ada. Secara keseluruhan, peran kader posyandu di Desa Taebesa masih belum optimal. Perlu adanya peningkatan kemampuan kader dalam pengisian KMS dan pelaksanaan penyuluhan. Ketersediaan sarana dan prasarana juga harus ditingkatkan untuk mendukung kinerja kader posyandu.


Daftar Pustaka: 20 (2017-2023)
Kata Kunci: Peran, Kader Posyandu, Stunting</note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1907010241]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241220]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 DEL P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-prodi-ikm.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[30512]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-14 10:52:22]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-14 12:10:12]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>