<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30689">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penelantaran Anak Serta Faktor Penghambat Di Kepolisian Resor Kupang Kota]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>GEORGE R. H. FANGGI ELLO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RUDEPEL PETRUS LEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jimmy Pello</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiii + 67 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Anak merupakan karunia berharga dari Tuhan yang diamanahkan kepada orang tua untuk dicintai dan dirawat dengan sepenuh hati. Anak adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Penelantaran anak adalah praktik melepaskan tanggung jawab dan klaim atas keturunan dengan cara ilegal, hal ini antara lain disebabkan oleh faktor-faktor seperti faktor ekonomi dan sosial, serta penyakit mental. Seorang anak yang ditinggalkan atau dibuang oleh orang tuanya disebut dengan anak buangan. Penelantaran anak termasuk penyiksaan secara pasif, yaitu segala keadaan perhatian yang tidak memadai, baik fisik, emosi, maupun sosial. Penegakan sanksi pidana terhadap pelaku penelantaran anak wajib ditegakan dengan tegas seperti pada Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah penegakan hukum terhadap tindak pidana penelantaran anak di Kepolisian Resor Kota Kupang? (2) Apakah faktor penghambat dalam penegakan hukum terhadap tindak  pidana penelantaran anak di Kepolisian Resor Kota Kupang?
Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis empiris. Penelitian ini bersifat deskriptif dan menganalisis data primer untuk mengetahui penegakan hukum terhadap tindak pidana penelantaran anak serta faktor penghambat di Kepolisian Resor Kota Kupang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penegakan hukum terhadap tindak pidana penelantaran anak di Kepolisian Resor Kupang Kota menunjukkan komitmen yang kuat untuk melindungi anak-anak. Namun, masih terdapat kasus penelantaran anak di karenakan oleh berbagai faktor sehingga terjadi penelantaran anak oleh orang tua. (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi meliputi faktor hukum dan penegakan hukum, faktor ekonomi, faktor lingkungan dan faktor perceraian orang tua yang sering terjadi, sehingga terjadilah kasus penelantaran anak.

Kata Kunci:	Penegakan, Tindak Pidana, Penelantaran Anak, Faktor Penghambat</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902010248]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241212]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 ELL P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="32882" url="" path="/74201-S1-1902010248-2025-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penelantaran Anak Serta Faktor Penghambat Di Kepolisian Resor Kupang Kota]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-bag-huk-pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[30689]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-23 13:45:20]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-23 13:45:20]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>