<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30692">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Problematika Pengelolaan Pasar Tradisional Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOSUA TIMOTIUS LAASAR LAITABUN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ananias R.P. Jacob</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Boli Tonda Baso - 1983072202421101</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Boli Tonda Baso</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>yeftha y. sabaat</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ananias Rion Plilip Jacob</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[28]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 98 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Problematika Pengelolaan Pasar Tradisional Desa Otan Kcamatan Semau Kabupaten Kupang dengan menggunakan tiga indikator Good Governance yaitu Transparansi, Akuntabilitas, dan Partisipasi serta faktor Pendukung dan faktor penghambat. Jenis dan tipe penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan berupa observasi,wawancara serta dokumentasi dan beberapa informan yang berkaitan dengan objek penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa:(1). Transparansi , pasar tradisional di Desa Otan belum cukup baik. Dikarenakan perlunya ada koordinasi informasi tentang retribusi, sebab adanya miskomunikasi terkait retribusi antara pihak Pemerintah Desa dan Kecamatan yang mengakibatkan pasar ini belum di kelola secara baik dan terlihat terbengkalai. Namun, yang memiliki wewenang adalah Dinas Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang sedangkan dari Dinas Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kupang belum melakukan penarikan retribusi di pasar tradisional Desa Otan.(2).Akuntabilitas, menunjukan bahwa dari pihak Pemerintah Desa Otan Bergantung pada pihak Dinas perdaganagan sedangkan, dari pihak Dinas Perdagangan berpendapat bahwa yang punya peran dalam menghidupkan pasar adalah dari Desa Otan. Jadi, adanya kebergantungan antara Pemerintah Desa dan Dinas Perdagangan untuk mewujudkankan akuntabilitas.(3). Partisipasi, masyarakat sudah cukup baik dikarenakan sudah pernah terlibat dalam jual beli. Namun, belum ada keterlibatan dalam  pengambilan keputusan terkait mencari solusi untuk menghidupkan kembali pasar tradisional. Adapun faktor pendukung: Pembangunan  fasilitas pasar tradisional guna mendukung sektor ekonomi. Sedangkan faktor penghambatnya: menunjukkan adanya ketidakpastian hukum terkait kepemilikan tanah tempat pasar dibangun.
Kata kunci: Problematika, Pengelolaan, Pasar tradisional</note>
<classification><![CDATA[672.01]]></classification><ministry><![CDATA[67201]]></ministry><studentID><![CDATA[2003040154]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241204]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Politik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[672.01 LAI P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-ilmu-politik.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[30692]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-24 11:19:14]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-01-30 12:37:58]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>