<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="30946">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pengaruh Sistem Akuaponik Dengan Jenis Tanaman Yang Berbeda Terhadap Kualitas Air Pada Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>NOVITA REDEMTA D. NAMIA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUNADJI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Asrianti Djonu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sunadji</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yudiana Jasmanindar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Asrianti Djonu</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xix + 49 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Akuaponik merupakan salah satu sistem yang menguntungkan antara tanaman dan ikan yang terintegrasi sederhana antara akuakultur dengan hidropnik, dimana limbah budidaya ikan berupa sisa metabolisme dan sisa pakan yang dijadikan sebagai pupuk untuk tanaman. Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan jenis ikan air tawar yang cukup ekonomis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sistem akuaponik dengan jenis tanaman yang berbeda terhadap kualitas air dan untuk mengetahui jenis tanaman yang paling efektif dalam menjaga kualitas air. 
Penelitian ini dilakukan selama dua bulan, terhitung dari bulan Juni-Agustus tahun dua ribu dua puluh empat yang bertempat di Laboratorium Lahan Kering Perikanan Universitas Nusa Cendana. Hewan uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan nila dengan ukuran ± 13 cm dengan jumlah 180 ekor, yang ditebar pada setiap perlakuannya sebanyak 15 ekor. Ukuran wadah pemeliharaan yang digunakan yaitu 100 × 50 × 50 cm dengan ketinggian air 30 cm. penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan perlakuan K (kontrol), A (kangkung), B (pakcoi) dan C (selada). 
Parameter yang diuji dalam penelitian ini adalah fosfat, pH, suhu dan DO. Fosfat diuji di UPTD Laboratorium Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sampel air diuji pada awal pemeliharaan (H0) dan akhir pemeliharaan (H56). Sedangkan pH, suhu dan DO diukur langsung  di lokasi penelitian, yang dilakukan pada pagi pukul 08:00 WITA, siang 12:00 WITA dan sore 16:00 WITA. 
Berdasarkan hasil penelitian, perebedaan tanaman sistem akuaponik pada budidaya ikan nila memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kualitas air pH dan DO. Dimana pada penelitian ini menjadikan tanaman kangkung sebagai perlakuan terbaik untuk menjaga kualitas air. Kondisi ini terjadi karena tanaman kangkung memiliki akar yang banyak dan panjang, dimana akar tersebut menyebar keseluruh arah sehingga lebih banyak menyerap bahan organik yang terdapat pada perairan akuaponik.

Kata kunci :  Fosfat, Ikan Nila (Oreochromis niloticus), Kangkung (Ipomoea reptans poir), Kualiatas Air</note>
<classification><![CDATA[542.43]]></classification><ministry><![CDATA[54243]]></ministry><studentID><![CDATA[2013010015]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241218]]></identifier><departementID><![CDATA[Bididaya Perairan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.43 NAM P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-bud-perairan_1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[30946]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-03-06 16:55:08]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-24 13:32:34]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>