<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31064">
<titleInfo>
<title><![CDATA[STRATEGI PENGEMBANGAN JARINGAN TRANSPORTASI  DARAT TERHADAP POTENSI SUMBER DAYA ALAM DI   KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN (TTS)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YERNO G. BENU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ANDI KUMALAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ELIA HUNGGURAMI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Elia Hunggurami</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Dr. Ir. Hj. Andi Kumalawati, MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>John H. Frans, ST, MT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XVI+126 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sejalan dengan pengembangan kawasan Kabupaten Timor Tengah Selatan, maka dipandang perlu untuk memaksimalkan pemanfaatan jaringan jalan yang tersedia agar dapat digunakan secara maksimal dalam mendukung pengembangan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui  potensi sumber daya alam yang menjadi sektor basis dan kondisi jaringan jalan di kawasan Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Mengetahui strategi pengembangan jaringan transportasi darat untuk menunjang distribusi hasil produksi pada kawasan Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian ini dilakukan pada tiga Kecamatan pada Kabupaten Timor Tengah Selatan yaitu Kecamatan Amanuban Barat, Mollo Selatan, dan Batu Putih. Data dianalisa dengan menggunakanmetode yakni Metode Location Quotient (LQ) untuk mengetahui potensi wilayah dan Metode Analisis SWOT untuk menentukan strategi pengembangan jaringan jalan di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Berdasarkan hasil analisis LQ matriks potensi wilayah  pada 3 Kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan yang menjadi sektor basis menurut jenis tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan yang memiliki jumlah potensi terbanyak terdapat pada Kecamatan Mollo Selatan yakni meliputi 10 jenis subsektor potensi sumber daya alam dibandingkan dengan Kecamatan Batu Putih yakni 8 jenis subsektor potensi sumber daya alam dan Kecamatan Amanuban Barat yakni meliputi 6 jenis subsektor potensi sumber daya alam. Dilihat dari Kondisi Jaringan jalan Pada tiga Kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Selatan masih terdapat banyak jaringan jalan yang mengalami rusak berat sehingga dapat memperlambat proses perekonomian dan pendistribusian dari setiap kecamatan. Berdasarkan hasil matriks analisis SWOT pengembangan jaringan transportasi darat di Kabupaten Timor Tengah Selatan berada pada strategi SO (Streght-Opportunity) dengan menggunakan kekuatan dan memanfaatkan peluang).
Kata Kunci : Strategi, Location Quotient (LQ), SWOT</note>
<classification><![CDATA[222.01]]></classification><ministry><![CDATA[22201]]></ministry><studentID><![CDATA[1906010088]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250221]]></identifier><departementID><![CDATA[Teknik Sipil]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[222.01 BEN S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_teknik_sipil.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[31064]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-03-25 19:56:38]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-10 11:20:24]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>