<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31116">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Model Komunikasi Penyuluhan Dalam Pengembangan Budidaya Kacang Tanah Di Desa Lifuleo Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DEVIONA KIUK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>I WAYAN NAMPA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Selfius P. N. Nainiti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Selfius P N Nainiti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>I Wayan Nampa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>ERNANTJE HENDRIK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 60 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik usahatani kacang tanah, model komunikasi penyuluhan dalam pengembangan budidaya kacang tanah, dan Hubungan faktor sosial ekonomi petani dengan model komunikasi penyuluhan di Desa Lifuleo Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Lifuleo Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Jumlah populasi dalam penelitian ini berjumlah 110 kk petani kacang tanah kemudian penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Slovin sehingga di peroleh 52 petani responden. Penelitian ini menggunakan Metode  survei dan metode kepustakaan, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis, deskriptif, analisis deskriptif kuantitatif, dan  Uji Korelasi Rank Spearman. Analisis deskriptif Kualitatif yang berkaitan dengan karakteristik usahatani kacang tanah, model komunikasi penyuluhan  di Desa Lifuleo. Analisis Uji Korelasi Rank Spearman untuk mengetahui Hubungan faktor sosial ekonomi petani dengan model komunikasi penyuluhan di Desa Lifuleo.
Hasil penelitian menunjukan: 1. Karakteristik usahatani kacang tanah di Desa Lifuleo dengan luas lahan yang dimiliki petani sebesar 45,8 ha jika dirata-ratakan maka luas lahannya menjadi 0,88 ha, sedangkan jenis kacang tanah yang paling dominan yaitu jenis varietas lokal. Sedangkan Teknologi dan pemasaran hasil usahatani kacang tanah masih tergolong rendah karena petani masih menerapkan cara yang tardisional. 2. Model komunikasi penyuluhan pertanian di Desa  Lifuleo yang digunakan adalah model komunikasi CECA, yang terdiri dari 6 unsur komunikasi yaitu sumber, pesan, media, metode, penerima pesan, dan efek. Dengan skor rata-rata dari 6 unsur komunikasi adalah 2,4 dan pencapaian skor maksimum sebesar 51%, maka nilai tersebut berada pada kategori tida efektif. 3. Hubungan faktor sosial ekonomi dengan model komunikasi penyuluhan pertanian menunjukan hasil yang signifikan untuk variabel luas lahan, pendidikan non formal, dan pengalaman berusahatani. Sedangkan faktor sosial umur, jumlah tanggungan keluarga, dan pendidikan formal tidak menunjukan hasil yang signifikan.
Kata Kunci : Analisis Komunikasi Penyuluhan Pertanian, dan Faktor Sosial Ekonomi</note>
<classification><![CDATA[542.01]]></classification><ministry><![CDATA[54201]]></ministry><studentID><![CDATA[1904020153]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241230]]></identifier><departementID><![CDATA[Agribisnis]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.01 KIU M]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-agribisnis1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[31116]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-03-27 10:44:40]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-14 11:19:58]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>