<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31505">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Konversi Lahan Pertanian Produktif Akibat Pembangunan Bendungan Napun Gete Di Desa Ilin Medo Kecamatan Waiblama Kabupaten Sikka]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ELGALIANA LUSIANA KANGA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ARFITA RAHMAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hamza H. Wulakada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hamza Huri Wulakada</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>ARFITA RAHMAWATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Andrinata</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xxi + 129 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pembangunan Bendungan Napun Gete yang berada di desa Ilin Medo, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka merupakan upaya dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional. Sehingga tanggapan dari masyarakat ilin medo tersebut merasa rugi akibat kehilangan lahan pertanian produktif mereka sebagai mata pencaharian dan penghasilan ekonomi masyarakat setempat di karenakan lahan pertanian produktif tersebut digusur. Jika lahan pertanian produktif yang tersisa terus berubah menjadi lahan terbangun maka akan menimbulkan berbagai dampak permasalahan lain yang muncul baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, seperti menurunnya perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Untuk mengetahui gambaran peta perubahan konversi lahan produktif tahun 2012 dan 2022 di Desa Ilin Medo (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan konversi lahan pertanian produktif menjadi Bendungan Napun Gete di Desa Ilin Medo (3) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan petani menjual lahan untuk pembanguanan Bendungan Napun Gete di Desa Ilin Medo (4) Untuk mengetahui Dampak perubahan lahan pertanian produktif setelah dan sesudah pembangunan Bendungan Napun Gete di Desa Ilin Medo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penurunan Luas Lahan Pertanian Terdapat penurunan yang signifikan dalam luas lahan pertanian dari tahun 2012 ke 2022. Pada tahun 2012, total luas lahan pertanian mencapai 437 Ha, namun pada tahun 2022 berkurang menjadi 211,549 Ha, dengan selisih perubahan mencapai 225,451 Ha. Sebagian besar konversi ini terjadi karena pembangunan Bendungan Napun Gete yang menggusur lahan pertanian produktif. (2) Kehilangan Lahan pertanian yang subur, Keterbatasan Air Minum, dan Aksesabilitas tidak memadai. (3) Penawaran harga yang menarik dari pemerintah atau pengembang proyek bendungan dan tekanan ekonomi yang membuat petani terpaksa menjual lahan untuk mendapatkan dana tunai yang dibutuhkan. (4) pembangunan bendungan membawa manfaat berupa ketersediaan air bersih, pengurangan risiko banjir, dan pembangunan infrastruktur jalan yang mempermudah akses masyarakat.

Kata Kunci: Konversi lahan, pembangunan, bendungan</note>
<classification><![CDATA[872.02]]></classification><ministry><![CDATA[87202]]></ministry><studentID><![CDATA[2001100048]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250221]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[872.02 KAN K]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-geografi.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[31505]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-09 12:55:41]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-10 11:25:13]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>