<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31698">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis Determinan Tinggi Badan Anak Baru Masuk Sekolah (TBABS) Dan Perbandingannya Pada Wilayah Desa Dan Kota]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DIAN FITRIYANI MOSA BASA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LEWI JUTOMO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARSELINUS LAGA NUR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Lewi Jutomo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Marselinus Laga Nur</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Intje Picauly</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xi + 88 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci pembangunan ekonomi dan kesejahteraan. Kualitas SDM, yang dipengaruhi oleh status gizi anak, sangat menentukan masa depan generasi penerus. Namun, banyak anak di Indonesia mengalami masalah gizi, terutama di daerah berpenghasilan rendah, yang berisiko menghambat pertumbuhan dan perkembangan mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan tinggi badan anak baru masuk sekolah dengan membandingkan antara wilayah desa dan kota. Fokusnya meliputi perbedaan tinggi badan, pendidikan dan pekerjaan orang tua, pendapatan, riwayat sakit, serta tingkat konsumsi energi dan protein. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain analitik komparatif dengan pendekatan cross- sectional yang dilakukan di dua sekolah di desa dan dua sekolah di kota di Kabupaten Ende. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 76 anak dari kelas 1. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan pengukuran tinggi badan. Data yang diperoleh kemudian diolah di komputer. Analisis data meliputi analisis univariat untuk mendeskripsikan variabel dan analisis bivariat untuk menguji perbedaan serta pengaruh antar variabel. Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan tinggi badan antara anak di desa dan kota (p = 0,000), di mana rata-rata tinggi badan anak di kota lebih tinggi dibandingkan anak di desa. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tinggi badan anak baru masuk sekolah di desa lebih rendah dibandingkan di kota. Terdapat perbedaan signifikan dalam pendidikan dan pendapatan orang tua antara kedua lokasi, tetapi tidak ada perbedaan signifikan dalam pekerjaan orang tua atau riwayat sakit anak. Selain itu, tingkat konsumsi energi dan protein juga berbeda signifikan. Namun, faktor-faktor tersebut tidak berpengaruh terhadap tinggi badan anak di kedua lingkungan.
Kata Kunci: Analisis determinan, Tinggi badan anak, Konsumsi protein</note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[1907010171]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241212]]></identifier><departementID><![CDATA[Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 BAS A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-prodi-ikm.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[31698]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-22 07:55:30]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-22 13:34:39]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>