<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32006">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Perancangan Rumah Sakit Khusus Jantung Tipe B Di Kota Kupang Dengan Pendekatan Healing Environment]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOSEPH ROLLAND TAEK</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>LINDA W FANGGIDAE</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>THOMAS K. DIMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Linda W Fanggidae</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Theodora M. C. Tualaka</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>THOMAS K. DIMA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xi + 147 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Prevalensi kasus kardiovaskular di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebesar 137.130 kasus. PJK berada diurutan kedua dari 10 besar penyakit jantung di poli jantung RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Jumlah kasus PJK yang teregistrasi di poli jantung (rawatjalan) pada tahun 2017 sebanyak 355 orang, tahun 2018 sebanyak 465 orang serta pada tahun 2019 sebanyak 327orang. Penyakit jantung koroner masih merupakan masalah kesehatan yang penting dan berdampak secara sosio-ekonomi karena biaya obat-obatan yang cukup mahal, lamanya waktu perawatan dan pengobatan, serta pemeriksaan penunjang lain yang diperlukan dalam proses pengobatan sehingga upaya pencegahan melalui deteksi dini dan upaya pengendaliannya sangat diperlukan, sehingga perlu dirancang suatu fasilitas Rumah Sakit Khusus Jantung, yang dapat membantu dalam proses pengobatan dan pencegahan PJK. Metode yang digunakan berupa pengumpulan data, penelusuran masalah, pencarian ide dan pengembangan desain, serta metode evaluasi pemilihan desain. Penyelesaian masalah melibatkan desain fasilitas dengan penerapan prinsip Healing Environment yang dapat memberikan kenyamanan bagi psikologi pasien serta diharapkan dapat mencapai tujuan dan fungsi Rumah Sakit Khusus Jantung. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan Healing Environment. Prinsip Healing Environment yaitu Healing Environment merupakan pengaturan fisik yang mendukung pasien dan keluarga untuk menghilangkan stress yang disebabkan oleh penyakit rawat inap, kunjungan medis, pemulihan dan berkabung. Terdapat beberapa prinsip yang diterapkan berupa Indoor Air, Daylight and Health, Life-energizing Surrounding, Colour, View, Suara, Bau, Balance, Spirit Nourishment, dan Ketenangan. Hasil desain mencakup rencana bangunan, tata ruang, tata kawasan, pemilihan material, dan elemen-elemen arsitektur yang memungkinkan pencapaian tujuan tersebut. Dimana pada bangunan diterapkan prinsip-prinsip pendekatan Healing Environment seperti taman dalam ruang, bukaan foid pada bangunan menghasilkan pencahayaan alami, dan pada bagian site diterapkan taman atau area hijau. 

Kata Kunci: Healing Environment, Rumah Sakit Khusus Jantung, NTT, Kota Kupang</note>
<classification><![CDATA[232.01]]></classification><ministry><![CDATA[23201]]></ministry><studentID><![CDATA[1906090042]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241203]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Sains dan Teknik]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[232.01 TAE P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Arsitektur.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[32006]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-25 07:09:56]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-25 10:02:50]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>