<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32041">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penerapan Green Building Pada Aspek Appropriate Site Development Pada Jembatan Penyeberangan  Orang Di Terminal Domestik Bandara  Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ADRIANA ANITA TANGGUMARA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>JAKOBIS JOHANIS MESSAKH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Asrial</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Asrial</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ketut M Kuswara</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Jakobis J. Messakh</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xviii + 115 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Isu pemenasan global sangat marak di perbincangkan saat ini, sektor konstruksi juga memiliki kontribusi cukup tinggi dalam menghasilkan emisi baik selama proses  selama proses konstruksi maupun pada masa operasi dan pemiliharaan. Peningkatatan kesadaran akan isu-isu lingkungan global, seperti perubahan iklim, polusi, serta penggunaan sumber daya alam yang berlebihan mendorong pengembangan konsep green building  atau bangunanan hijau dalam sektor konstruksi. Dalam perkembangan sektor konstruksi di Indonesia, di kenal istilah Green building council Indonesia yang merupakan lembaga yang mendukung pembangunan hijau yang berkelanjutan. Salah satu aspek penting pada GBCI adalah appropriate site development, aspek ini bertujuan untuk meminimalkan dampak negativ pada lingkungan. Penerapan konsep green building semakin penting dalam pembangunan infrastruktur untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Salah satu aspek utama dalam konsep ini adalah Appropriate Site Development (ASD), yang berfokus pada pemanfaatan lahan secara optimal, mengurangi dampak lingkungan, serta meningkatkan efisiensi dalam pembangunan dan operasional bangunan. Penelitian ini membahas penerapan konsep green building pada aspek ASD di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi elemen-elemen keberlanjutan yang diterapkan, seperti area dasar hijau, pemilihan tapak, aksesibilitas komunitas, transportasi umum, fasilitas pengguna sepeda, lansekap pada lahan, iklim mikro, manajemen air limpasan hujan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip appropriate site development  dalam desain dan pembangunan JPO tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna, tetapi juga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. Berdasarkan perhitungan presentase penerepannya  green building menunjukkan angka 82,3% yang berperingkat platinum hal ini menujuukan keberhasilan implementasi prinsip tersebut. Selain itu, beberapa kriteria belum memenuhi syarat seperti fasilitas pengguna sepeda, studi ini memberikan rekomendasi untuk meningkatkan implementasi green building pada infrastruktur publik tersebut guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

Kata Kunci : Green Building, Greenship, Tepat Guna Lahan, Jembatan Penyebrangan Orang.</note>
<classification><![CDATA[832.05]]></classification><ministry><![CDATA[83205]]></ministry><studentID><![CDATA[2101110053]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241213]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[832.05 TAN P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-pend-tek-bangunan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[32041]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-25 14:23:16]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-04-28 12:40:45]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>