<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32490">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Dinamika Konflik Dalam  Pembangunan Bandara Surabaya II Di Kabupaten Nagekeo]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ARNI FAZIRA JUBAIDAH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MADE NGURAH DEMI ANDAYANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Laurensius P. Sayrani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Made Ngurah Demi Andayana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Laurensius P. Sayrani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Alfred O. Ena Mau</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 125 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pembangunan bandara akan dibangun di Mbay ibu kota dari Kabupaten Nagekeo nantinya akan dinamakan Bandara Surabaya II yang letaknya berada di Desa Tonggurambang. Selain itu, Mbay menempati posisi yang strategis karena letaknya ditengah Pulau Flores dan sudah ditetapkan sebagai pusat Kawasan Strategi Nasional (KSN). Bandara ini direncanakan akan dibangun di atas lahan bekas pangkalan militer Jepang tahun 1944 kemudian ditetapkan sebagai bandara perintis pada tahun 1975. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus, Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan sumber primer dan sumber skunder. Sumber primer atau sumber skunder adalah data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data. Sumber primer dalam penelitian ini berupa kata-kata dan tindakan orang-orang yang diamati dari hasil wawancara dan  observasi berperan serta (observation participant). Sedangkan data-data sekunder yang didapatkan berupa dokumen tertulis, gambar dan foto-foto. Adapun alat-alat  bantu yang digunakan dalam pengumpulan data terdiri dari: panduan wawancara, alat  perekam (tape recorder atau handphone), buku catatan, dan kamera digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam mengenai dinamika konflik dalam pembangunan Bandara Surabaya II di Kabupaten Nagekeo, selain itu bentuk-bentuk konflik yang terjadi dalam pembangunan Bandara Surabaya ll di Kabupaten Nagekeo, intensitas konflik dalam pembangunan Bandara Surabaya ll di Kabupaten Nagekeo dan agar dapat mengetahui dampak konflik terhadap proses pembangunan Bandara Surabaya ll di Kabupaten Nagekeo. Penyebab yang menghambat pembangunan Bandara Surabaya II di Kabupaten Nagekeo berupa perbedaan kepentingan dalam penetapan lokasi (penlok) bandara, kesalahan dalam administrasi, serta pembebasan lahan masyarakat. Selain itu adapun dugaan korupsi dan aksi demo yang dilakukan oleh aliansi mahasiswa. Konflik dalam pembangunan bandara memiliki sifat yang rumit dan kompleks dimana melibatkan tiga aktor utama yaitu pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat setempat. Meskipun pembangunan bandara ini dipandang sebagai strategis untuk pembangunan ekonomi dan pariwisata daerah akan tetapi pembangunan bandara surabaya II di kabupaten nagekeo hingga kini belum direalisasikan

Kata kunci: konflik; dinamika; pembangunan bandara; lahan</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[2103010055]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250424]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 JUB D]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[32490]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-05-06 08:03:11]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-10 10:56:00]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>