<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32633">
<titleInfo>
<title><![CDATA[SEBARAN UKURAN, SEX RATIO DAN UKURAN MATANG  KELAMIN SIPUT GONGGONG (Strombus sp) PADA EKOSISTEM  LAMUN DI KAWASAN WISATA PADA WILAYAH PESISIR DESA  TABLOLONG, KECAMATAN KUPANG BARAT,  KABUPATEN KUPANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>CRESENSIA LISMA WATI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Aludin Al Ayubi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Chaterina A Paulus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yahyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Aludin Al Ayubi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Chaterina A Paulus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[viii + 44 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Siput gonggong atau gonggong (Strombus sp) merupakan gastropoda laut dari family Strombidae. Siput gonggong memiliki beragam manfaat, baik secara ekonomi maupun secara ekologi. Secara ekonomi di antaranya dagingnya di manfaatkan sebagai bahan makan, cangkangnya sebagai hiasan. Secara ekologi cangkangnya berpotensi sebagai bahan absorbsi logam berat (Pb2+), sebagai indikator kesuburan perairan padang lamun. Terlepas dari itu, sejak tahun 50-an siput gonggong telah di perdagangkan sebagai bahan makanan dan hiasan dengan nilai ekonomi cukup tinggi. Siput gonggong merupakan salah satu jenis Gastropoda yang banyak di temukan di perairan tropis termasuk di Indonesia. Khusus di wilayah Indonesia bagian timur tepatnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, siput gonggong ini di kenal dan di manfaatkan sebagai bahan makanan yang memiliki protein tinggi, sehingga tidak heran siput jenis ini sering di eksploitasi. Sebagai contoh salah satu wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang masyarakatnya sering melakukan eksploitasi terhadap siput gonggong ini adalah di Desa Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Siput sering di tangkap dalam setiap aktivitas pengambilan biota laut di sekitar pesisir pantai ketika air laut surut yang di kenal dengan “bameti/makameting”. Oleh karena itu, perlu adanya upaya pengelolaan untuk melindungi keberlanjutan sumber daya laut dan lingkungannya. Selain itu juga, pemanfaatan yang di lakukan oleh masyarakat setempat perlu mendapat perhatian yang serius, sebab pengelolaan kurang mencapai target yang di harapkan jika ketergantungan masyarakat pada sumber daya laut cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sebaran Ukuran, Sex Ratio dan Ukuran Matang Kelamin Siput Gonggong (Strombus Sp) Pada Ekosistem Lamun di Kawasan Wisata Wilayah Pesisir Desa Tablolong. Sampel di peroleh dari perairan Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Pengambilan di lakukan pada saat air surut terendah, setelah sampel di ambil kemudian di tempatkan dalam plastik sampel dan di bawa ke Laboratorium. Penentuan jenis kelamin siput dapat di lakukan dengan melihat warna gonad, Jika berwarna krem maka siputnya berjenis kelamin betina dan jantan berwarna oranye. Panjang cangkang di ukur menggunakan kaliper dengan ketelitian 0,01 mm. Rasio jenis kelamin siput gonggong di analisis dengan metode chi-square. Data yang di peroleh di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siput gonggong yang di temukan adalah jenis Strombus sp, dari total sampel sebanyak 420 individu. Jenis kelamin siput gonggong dapat di tentukan secara morfologi berdasarkan kemontokan cangkang (lebar dan langsing).
Kata Kunci : Gonggong, nisbah kelamin, perairan Tablolong.</note>
<classification><![CDATA[542.42]]></classification><ministry><![CDATA[54242]]></ministry><studentID><![CDATA[2113020058]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20241223]]></identifier><departementID><![CDATA[Manajemen Sumber Daya Perairan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.42 Wat S]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_mnj_perairan-3.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[32633]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-06-04 20:23:40]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-06-10 10:14:29]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>