<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32675">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS KRIMINOLOGIS KEJAHATAN PENCABULAN SESAMA  JENIS (HOMOSEKSUAL) YANG DILAKUKAN OKNUM PENDAMPING  PASKIBRAKA TERHADAP ANAK (STUDI KASUS DI KEPOLISIAN RESOR SIKKA)]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ELISABETH PUJI SRI REJEKI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RUDEPEL PETRUS LEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>ROSALIND ANGEL FANGGI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Karolus Kopong Medan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rudepel Petrus Leo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rosalind Angel Fanggi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[viii + 44 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pencabulan sering didefenisikan dalam KUHP yaitu suatu tindak pidana 
yang bertentangan dan melanggar kesopanan serta norma kesusilaan seseorang, 
yang semuanya dalam lingkungan nafsu birahi kelamin. Kejahatan pencabulan ini 
dapat menyimpang lebih jauh lagi di mana kejahatan pencabulan ini dilakukan 
pelaku dengan korbannya nerupakan seseorang yang berjenis kelamin sama dalam 
hal ini pelaku merupakan seorang laki-laki dan korban merupakan seorang laki-laki 
juga atau bisa disebut dengan (Homoseksual). Berdasarkan pada latar belakang di 
atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Apakah faktor 
penyebab terjadinya kejahatan pencabulan sesama jenis (homoseksual) yang 
dilakukan oknum pendamping paskibraka terhadap anak? (2) Bagaimanakah upaya 
yang dilakukan Kepolisian Resor Sikka dalam menanggulangi kejahatan 
pencabulan sesama jenis (homoseksual) yang dilakukan oknum pendamping 
paskibraka terhadap anak?
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang dilaksanakan di 
Kepolisian Resor Sikka dan Rutan Kelas IIB Maumere. Teknik pengumpulam data 
mengunakan teknik wawancara dan studi kepustakaan. Data yang digunakan adalah 
data primer dan data sekunder. Hasil pengolahan data tersebut dianalisis secara 
deskriptif-kualitatif. 
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Terjadinya kejahatan pencabulan 
sesama jenis dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni: (a) Faktor orientasi seksual, 
(b) faktor psikologis serta (c) faktor penyalahgunaan iptek dan Upaya 
menanggulangi kejahatan pencabulan sesama jenis (Homoseksual) terdapat 
beberapa upaya di antaranya: (a) Upaya Preemtif adalah upaya awal yang dilakukan 
oleh pihak kepolisian untuk memberikan pencegahan terjadinya kejahatan, 
sehingga biasa disebut dengan pencegahan awal. (b) Upaya Preventif adalah tindak 
lanjut dari upaya pre-emtif yang bertujuan untuk dapat mencegah, mengurangi dan 
menghapuskan kejahatan. dan (c) Upaya Represif adalah usaha yang dilakukan 
aparat setelah terjadinya suatu kejahatan
Kata Kunci: Pencabulan Anak, Homoseksual, Faktor penyebab, Upaya 
Penanggulangan.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2102010026]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250514]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Rej A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Tata_negara-6.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[32675]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-06-12 14:22:57]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-06-12 15:02:10]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>