<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32772">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Faktor Risiko Kejadian Dispepsia Pada Masyarakat Di Kelurahan Sikumana Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Tahun 2024]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>WINDA SERLINDA MELATI BATUKH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HONEY IVON NDOEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SOLEMAN LANDI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Honey Ivon Ndoen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Soleman Landi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Amelya B. Sir</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 125 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Dispepsia merupakan kumpulan satu atau lebih gejala yang terjadi di saluran Dispepsia merupakan kumpulan satu atau lebih gejala yang terjadi di saluran pencernaan berupa nyeri ulu hati atau rasa tidak nyaman di lambung, mual, muntah, cepat kenyang, perut terasa terbakar dan penuh. Kelurahan Sikumana merupakan Kelurahan yang memiliki angka kasus Dispepsia tertinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana, hingga bulan Agustus 2024 kejadian Dispepsia di Kelurahan Sikumana mencapai 325 kasus yang di dominasi kelompok usia produktif 15-64 tahun. Penelitian bertujuan menganalisis faktor risiko kejadian Dispepsia pada masyarakat di Kelurahan Sikumana tahun 2024. Penelitian dilakukan di Kelurahan Sikumana dari bulan Februari-Maret 2025. Penelitian ini merupakan penelitian observational analitik dengan rancangan case control. Populasi kasus adalah masyarakat yang mengalami Dispepsia dan tercatat dalam register di Puskesmas Sikumana dan populasi kontrol adalah masyarakat yang tidak mengalami Dispepsia dan tercatat dalam register di Puskesmas Sikumana. Besar sampel adalah 142 responden dengan perbandingan 1:1, yaitu 71 dari sampel kasus dan 71 dari sampel kontrol, pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian ada hubungan pola makan dengan kejadian Dispepsia dengan (p-value=0,000; OR-39.224), ada hubungan konsumsi kopi dengan kejadian Dispepsia dengan (p-value=0,000: OR-9.404), ada hubungan konsumsi alkohol dengan kejadian Dispepsia dengan (p-value=0,000; OR-4.381) ada hubungan kebiasaan merokok dengan kejadian Dispepsia dengan (p-value-0,000 OR-5.407) dan ada hubungan aktivitas fisik dengan kejadian Dispepsia dengan (p-value=0,000; OR 4.098). Oleh karena itu, pemerintah Kelurahan Sikumana dan petugas kesehatan berperan penting dalam menghimbau kepada masyarakat untuk mulai membiasakan pola hidup sehat seperti kurangi mengkonsumsi makanan pedas konsumsi kopi, konsumsi alkohol, kebiasaan merokok dan melakukan aktivitas fisik secara rutin sehingga masyarakat dapat terhindar dari kejadian Dispepsia.

Daftar Pustaka : 50 (2010-2024)
Kata Kunci	: Dispepsia, Masyarakat, Pola Makan, Merokok, Aktivitas Fisik
 </note>
<classification><![CDATA[132.01]]></classification><ministry><![CDATA[13101]]></ministry><studentID><![CDATA[2107010133]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250528]]></identifier><departementID><![CDATA[Fakultas Kesehatan Masyarakat]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[132.01 BAT F]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[SKRIPSI_PRODI_IKM.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[32772]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-06-18 18:09:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-16 09:39:29]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>