<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="32995">
<titleInfo>
<title><![CDATA[IDENTIFIKASI DAN PENGUATAN LEMBAGA ADAT DALAM  MENDUKUNG PEMERINTAHAN DESA DI DESA TODO  KECAMATAN SATAR MESE UTARA KABUPATEN MANGGARAI]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>STEPHANIA WULAN OLGARIANI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KOTAN Y STEFANUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>RAFAEL R TUPEN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Kotan Y Stefanus</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rafael R Tupen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Cyrilius W T Lamataro</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 46 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pasal 1 angka 5 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 mendefinisikan desa 
sebagai kesatuan masyarakat hukum dengan hak asal-usul. Dalam 
penyelenggaraannya pemerintah desa dapat memfasilitasi pembentukan lembaga 
adat desa (LAD) yang berfungsi menjalankan adat istiadat, dan sebagai mitra 
pemerintahan desa. Desa Todo di Kabupaten Manggarai masih memegang teguh 
adat istiadatnya dan memiliki lembaga adat yang berperan sebagai pemangku 
kepentingan. Namun, modernisasi sering menimbulkan konflik antara nilai-nilai 
adat dan tuntutan masyarakat modern. Dengan rumusan masalah: 1). Apakah 
struktur dan fungsi lembaga adat dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan desa 
di Desa Todo Kecamatan Satar Mese Utara Kabupaten Manggarai? 2). 
Bagaimanakah penguatan lembaga adat dalam mendukung penyelenggaraan 
pemerintahan desa di Desa Todo Kecamatan Satar Mese Utara Kabupaten 
Manggarai?
 Penelitian ini merupakan jenis penelitian hukum normatif yang ditunjang 
dengan penelitian empiris. Yang kemudian dianalisis secara yuridis/deskriptif 
kualitatif, yang dalam proses penelitiannya, data-data terkait diperoleh melalui 
penelitian di lapangan dan sumber lainnya.
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur Lembaga Adat di Desa Todo 
telah mengalami perubahan menuju model yang lebih modern dan administratif, 
tanpa mengubah fungsi utamanya dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat. 
Lembaga Adat baru tidak menghapuskan peran Lembaga Adat asli sebagai penjaga 
tradisi. Selain itu, Lembaga Adat memiliki interaksi yang baik dengan 
Pemerintahan Desa, berfungsi sebagai mitra dalam pembangunan desa, meskipun 
keduanya tetap menjalankan urusan masing-masing tanpa saling mencampuri.
Upaya Penguatan Lembaga Adat Pemberian bantuan sarana dan prasarana untuk 
aktivitas Lembaga Adat. Pengalokasian dana desa untuk pemeliharaan rumah adat.
Pembentukan organisasi adat untuk mendukung program pembangunan. Tantangan 
dalam Penguatan Lembaga Adat. Belum adanya regulasi dari kepala daerah maupu 
peraturan desa yang mengatur Lembaga Adat. Desa Todo belum ditetapkan sebagai 
Desa Adat.
 Perlu adanya regulasi dari kepala daerah dan peraturan desa yang mengatur 
secara khusus terkait Lembaga Adat serta penetapan Desa Todo sebagai Desa Adat, 
agar penguatan Lembaga Adat dapat terintegrasi secara optimal dalam mendukung 
pemerintahan Desa serta tetap terjaga eksistensinya.
Kata kunci: Identifikasi Dan Penguatan Lembaga Adat, Fungsi Lembaga 
Adat, Pemerintahan Desa.</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2102010083]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250526]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Olg I]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Tata_negara-6.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[32995]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-06-25 14:28:10]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-06-30 08:56:39]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>