<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33002">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Colabborative Governance Dalam Pencegahan Penularan HIV&#47;AIDS Di Kabupaten Sikka]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KRISTINA HULIR LESTARI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HENDRIK TODA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>David W. Rihi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hendrik Toda</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>David W. Rihi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>I PUTU YOGA BUMI PRADANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xv + 115 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Sebagai salah satu kabupaten dengan jumlah kasus HIV dan AIDS terbanyak di Nusa Tenggara Timur tercatat jumlah Kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Sikka selama 21 tahun terakhir yakni sejak tahun 2003 sampai bulan Agustus tahun 2024 terus mengalami peningkatan secara kumulatif. Kolaborasi dalam Upaya penanggulangan penyakit menular seksual ini dilakukan karena penanganan HIV/AIDS tentu tidak dapat tuntas apabila hanya mengandalkan Pemerintah saja, tentunya pemerintah memerlukan peran dari stakeholder lainnya yang saling mempengaruhi dan melengkapi satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan Menganalisis Colabborative Governance dalam Pencegahan penularan HIV/AIDS di Kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan yang menjadi narasumber dalam penelitian ini berjumlah 14 orang. sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan Upaya pencegahan penularan HIV/AIDS di Kabupaten Sikka menghadapi tantangan signifikan akibat ketidakseimbangan kekuasaan dan sumber daya antar lembaga, inkonsistensi kepemimpinan fasilitatif, dan keterbatasan sumber daya manusia serta pendanaan. Untuk meningkatkan efektivitas penanggulangan HIV/AIDS, perlu dilakukan perbaikan dalam koordinasi antar lembaga, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan stabilisasi pendanaan. Hasil sementara yang telah dicapai oleh kolaborasi penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Sikka sejalan dengan konsep “intermediate outcomes” dari Ansell dan Gash. Pencapaian-pencapaian kecil namun signifikan ini telah menciptakan momentum positif yang mendorong para pemangku kepentingan untuk tetap berkomitmen dalam kolaborasi. Keberhasilan program screening dan sistem pendampingan yang berfungsi menjadi “quick wins” yang memperkuat kepercayaan antar lembaga untuk terus berkolaborasi, meskipun masih menghadapi tantangan LFU dan keterbatasan pendanaan.
Kata Kunci : Kolaborasi, Pencegahan, Populasi Kunci</note>
<classification><![CDATA[632.01]]></classification><ministry><![CDATA[63201]]></ministry><studentID><![CDATA[2103010094]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250602]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Administrasi Negara]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[632.01 LES C]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[cover-skripsi-adm-negara.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[33002]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-06-25 18:18:23]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-06-30 09:07:50]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>