<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33102">
<titleInfo>
<title><![CDATA[EFEKTIVITAS PENGAWASAN BAWASLU KOTA KUPANG TERHADAP PRAKTIK  POLITIK UANG DALAM PEMILIHAN UMUM LEGISLATIF TAHUN 2024]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>KRISTIN VALENTIN FAOT</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERNIMUS RATU UDJU</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Megi Octaviana Radji</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Rafael R Tupen, S.H.,M.Hum.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Hernimus Ratu Udju, S.H.,M.H</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Megi Octaviana Radji</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 46 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pemilu adalah sarana yang tersedia bagi rakyat untuk menjalankan kedaulatan dan merupakan lembaga demokrasi.Di dalam Undang-undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) selaku salah satu lembaga penyelenggara pemilu yang bertugas melaksanakan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemilu mempunyai wewenang antara lain mengawasi penerapan tahapan-tahapan pemilu, menerima laporan-laporan, dugaan pelanggaran pemilu, serta menindaklanjuti temuan ataupun laporan kepada lembaga yang berwewenang.Rumusan masalah dalam penelitian ini: (1) Bagaimana efektivitas pengawasan Bawaslu Kota Kupang terhadap praktik politik uang dalam Pemilu anggota legislatif tahun 2024.? 2. Apa saja faktor-faktor penghambat yang dihadapi Bawaslu Kota Kupang dalam melakukan pengawasan politik uang dalam pemilu legislatif tahun 2024.?Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) Untuk mengetahui bagaimana efektifitas pengawasan Bawaslu Kota Kupang terhadap praktik politik uang dalam pemilihan umum legislatif tahun 2024, (2) untuk mengetahui faktor penghambat yang dihadapi oleh Bawaslu Kota Kupang dalam melakukan pengawasan politik uang dalam pemilihan umum legislatif tahun 2024Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian yuridis empiris dimana metode penelitian ini berfungsi untuk melihat hukum dalam artian nyata dan meneliti bagaimana kerjanya hukum di lingkungan masyarakat.Hasil Penelitian dan pembahasan merujuk bahwa: (1) Dalam Efektivitas pengawasan Bawaslu Kota Kupang terhadap praktik politik uang dalam pemilihan umum legislatif tahun 2024 sudah efektif dalam hal ini pengawasannya mulai dari pencegahan hingga penindakan terkaita masalah politik uang. (2) Bawaslu Kota Kupang menghadapi hambatan berupa sumber daya yang masih lemah dan masyarakat tidak ingin melaporkan masalah politik uang ke pihak Bawaslu.Bawaslu Kota Kupang perlu meningkatan pengawasan yang lebih efektif dan bila pelu harus melibatkan masyarakat di dalamnya supaya bisa mencegah terjadinya politik uang. Disisi lain, masyarakat juga harus lebih membantu pihak Bawaslu ketika menemukan temuan yang berkaitan dengan politik segera dilaporkan kepada pihak yang berwewenang.
Kata Kunci: Efektivitas Bawaslu, Politik Uang, Pemilu, Hambatan Dalam Melakukan  Pengawasan</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[2102010043]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250624]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Fao E]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Tata_negara-6.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[33102]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-02 11:09:38]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-02 14:37:19]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>