<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33146">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Persepsi Masyarakat Terhadap Pembalakan Liar (Illegal Logging) Di Hutan Produksi Udukama, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MARIA ANJELINA MALI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Pamona Silvia Sinaga, S.Hut., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nixon Rammang, S.Hut,. M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Nixon Rammang, S.Hut., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Roni Haposan Sipayung, S.Hut., M.Sc</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Pamona Silvia Sinaga, S.Hut., M.Si</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xiv + 76 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Pembalakan liar (illegal logging) adalah praktik yang melibatkan kegiatan menebang, mengangkut, dan menjual kayu tanpa izin resmi dari pihak berwenang. Seiring dengan meningkatnya perkembangan hidup, penggunaan hutan untuk memenuhi kebutuhan manusia semakin meningkat. Kawasan Hutan Produksi Udukama, tegakan pohon jati telah mengalami penurunan kualitas yang signifikan. Namun, usaha untuk menjaga dan melindungi kawasan hutan jati masih kurang mendapat perhatian dari pihak berwenang. Akibatnya, terjadi kerusakan hutan yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti faktor lingkungan dan faktor manusia. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya pembalakan liar dan persepsi masyarakat Desa Naekasa terkait pembalakan liar di Hutan Produksi Udukama. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian yaitu masyarakat Desa Naekasa dengan jumlah penduduk sebanyak 6.679 jiwa dan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 1.865. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan jumlah sampel yang diperoleh sebayak 95 KK. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara yang menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskripsi kualitatif, dengan penggunaan skala likert untuk mengukur persepsi atau sikap responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab pembalakan liar di Kawasan Hutan Produksi Udukama di sebabkan oleh tiga faktor, yaitu pertama kurangnya pengawasan karena tidak adanya polisi hutan di kawasan tersebut,  kedua kurangnya sosialisasi mengenai dampak pembalakan liar dan regulasi yang ada, yang disebabkan oleh terbatasnya anggaran dan sumber daya untuk program penyuluhan dan ketiga, kebutuhan ekonomi masyarakat untuk sumber pendapatan. Selain itu adanya keterlibatan anak muda dan lemahnya penegakan hukum semakin memperburuk masalah. Persepsi masyarakat Desa Naekasa terhadap pembalakan liar menunjukkan tingkat kesadaran yang tinggi dengan total skor sebesar 74,35 %.
Kata Kunci : Persepsi Masyarakat, Pembalakan Liar, dan Hutan Produksi     Udukama.</note>
<classification><![CDATA[542.51]]></classification><ministry><![CDATA[54251]]></ministry><studentID><![CDATA[2104070039]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250502]]></identifier><departementID><![CDATA[Kehutanan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.51  MAL P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[prodi-kehutanan.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[33146]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-04 10:24:50]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-07 10:43:11]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>