<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33304">
<titleInfo>
<title><![CDATA[ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK  MENGOPTIMALKAN PENDAPATAN DARI PENJUALAN  MELALUI MEDIA SOSIAL TIKTOK DI KOTA KUPANG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MODESTA NOVELA LEO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PETRUS EMANUEL DE ROZARI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YURI SANDRA FA'AH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Petrus Emanuel De Rozari</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Christien Corina Foenay</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>YURI SANDRA FA'AH</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvii + 109 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini menganalisis praktik pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh 
pelaku usaha thrift shop dalam mengoptimalkan penjualan melalui media sosial TikTok di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Aktivitas penjualan secara live streaming di TikTok memberikan peluang bagi pelaku usaha mikro untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan pendapatan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada beberapa indikator pengelolaan keuangan, yaitu perencanaan, pencatatan, pelaporan, pengendalian, investasi, pengelolaan kas dan arus kas, serta pengelolaan piutang, utang, dan persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha telah memiliki kesadaran untuk melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan, meskipun sebagian besar masih dilakukan secara sederhana dan belum sepenuhnya sistematis. Pencatatan keuangan umumnya lebih terfokus pada pemasukan, sementara pencatatan pengeluaran rutin masih sering diabaikan. Pelaporan keuangan belum dilakukan secara formal, melainkan hanya berupa rekap sederhana sebagai dasar evaluasi usaha. Pengendalian keuangan juga dilakukan secara praktis, terutama dalam memonitor stok barang dan transaksi penjualan harian. Investasi dilakukan secara bertahap untuk menunjang aktivitas penjualan online, sementara pengelolaan kas menunjukkan adanya pemisahan antara keuangan usaha dan pribadi, meskipun pengendalian kas tunai masih menjadi tantangan. Pelaku usaha secara umum menghindari penggunaan piutang dan utang, serta menerapkan pengendalian persediaan untuk mengantisipasi berbagai kendala dalam pengelolaan stok. Pendapatan pelaku usaha thrift shop berbeda-beda, tergantung pada seberapa sering mereka melakukan live streamingdan berapa banyak pakaian yang dijual. Pelaku usaha yang lebih rutin berjualan dan mengatur biaya operasional dengan baik biasanya mendapat pendapatan yang lebih tinggi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha akan pentingnya pengelolaan keuangan yang sistematis demi keberlanjutan dan pengembangan usaha thrift shop di platform digital.

Kata Kunci: Pengelolaan Keuangan, UMKM, Thrift Shop, TikTok, Penjualan Online</note>
<classification><![CDATA[612.01]]></classification><ministry><![CDATA[61201]]></ministry><studentID><![CDATA[2110030109]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250625]]></identifier><departementID><![CDATA[Manajemen]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[612.01 Leo A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Cover_skripsi_Manajemen.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[33304]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-08 11:03:43]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-09 10:00:16]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>