<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33348">
<titleInfo>
<title><![CDATA[REKOMENDASI PEMBIMBING KEMASYARAKATAN PADA BALAI  PEMASYARAKATAN KELAS II KUPANG DALAM PENANGANAN  PERKARA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN YANG DILAKUKAN  OLEH ANAK]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>OYANG TAMARA DATES</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERYANTO AMALO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sigit Prabowo Sonbait</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Karolus Kopong Medan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Heryanto Amalo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sigit Prabowo Sonbait</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[XV + 46 hal]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini menganalisis peran rekomendasi Pembimbing Kemasyarakatan dalam 
penjatuhan pidana terhadap anak yang melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan 
berdasarkan Putusan PN Kupang Nomor 07/Pid.Sus/2016/PN.Kpg dan Nomor 12/Pid.Sus-
Anak/2017/PN.Kpg. Meskipun perbuatan pidana serupa, terdapat perbedaan dalam penjatuhan 
hukuman, yang menunjukkan bahwa pertimbangan rekomendasi Pembimbing 
Kemasyarakatan berpengaruh signifikan dalam proses pemidanaan anak sesuai amanat UU 
Nomor 22 Tahun 2022 dan UU Nomor 11 Tahun 2012. Oleh karena itu rumusan masalah dalam 
penelitian ini tertuju pada Bagaimanakah rekomendasi Pembimbing Kemasyarakan Pada Balai 
Pemasyarakatan Kelas II Kupang dalam penanganan perkara pencurian dengan pemberatan 
yang di lakukan oleh anak? dan Bagaimana Pertimbangan Hakim dalam penjatuhan sanksi 
terhadap penanganan perkaran pencurian dengan pemberatan yang di lakukan oleh anak?.
Spesifikasi penelitian ini adalah penelitian Yuridis-Normatif dengan mengunakan pendekatan 
perundangan, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Rekomendasi Pembimbing 
Kemasyarakatan memiliki peran penting dan normatif dalam penjatuhan pidana anak, 
sebagaimana tercermin dalam Putusan PN Kupang No. 7/Pid.Sus-Anak/2016 dan No. 
12/Pid.Sus-Anak/2017. Dalam kedua putusan tersebut, rekomendasi terkait pembinaan, 
perlindungan, dan pengawasan anak menjadi dasar Majelis Hakim menjatuhkan pidana 
pengawasan dan pidana bersyarat. Pertimbangan hakim dinilai tepat karena memperhatikan 
rekomendasi BAPAS, dakwaan JPU, unsur-unsur pidana, serta hal-hal yang memberatkan dan 
meringankan, termasuk usia muda, pengakuan perbuatan, dan sikap kooperatif anak selama 
persidangan, sehingga menunjukkan komitmen hakim dalam mewujudkan keadilan yang 
berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.
Adapun saran dalam penelitian ini yakni Pembimbing Kemasyarakatan perlu lebih 
cermat dalam menyusun rekomendasi dengan mempertimbangkan alternatif pidana yang lebih 
tepat bagi anak. Pengadilan Negeri Kupang Kelas 1A juga diharapkan memberikan perhatian 
yang lebih besar terhadap rekomendasi BAPAS sebagai bahan pertimbangan utama dalam 
menjatuhkan putusan. Selain itu, upaya diversi perlu terus dioptimalkan sesuai dengan UU No. 
11 Tahun 2012 tentang SPPA, mengingat penyelesaian perkara anak, termasuk dalam kasus 
pencurian dengan pemberatan, seharusnya tetap mengedepankan pendekatan keadilan 
restoratif dibandingkan pemidanaan konvensional.
Kata Kunci: Peradilan Pidana Anak, Rekomendasi Pembimbing Kemasyarakatan, 
Pencurian dengan Pemberatan oleh Anak</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74101]]></ministry><studentID><![CDATA[1902020015]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250602]]></identifier><departementID><![CDATA[Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 Dat R]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Skripsi_Bag_Huk_Pidana.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[33348]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-08 17:13:50]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-21 13:18:02]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>