<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="33353">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Analisis Tingkat Risiko Produksi Usahatani Kacang Hijau Di Kawasan Transmigrasi Desa Weoe Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HERSON MANGNGI HAKKO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>PAULUS UN</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ida Nurwiana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Paulus Un</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Damianus Adar</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Ida Nurwiana</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[31]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[xvi + 131 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Petani kacang hijau di kawasan transmigrasi Desa Weoe Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka sering dihadapkan pada berbagai kendala yang mengakibatkan rendahnya produksi yang dihasilkan oleh petani. Oleh karena itu, diperlukan usaha perbaikan di tingkat usahatani untuk mendorong petani lebih maksimal dalam mengelola usahataninya. Penelitian ini bertujuan: 1) mengidentifikasi kendala yang dihadapi usahatani kacang hijau, 2) mengetahui pendapatan petani usahatani kacang hijau, dan 3) mengetahui tingkat/besar risiko produksi dan upaya pengelolaan risiko produksi usahatani kacang hijau di Kawasan Transmigrasi Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka. 
Metode survei digunakan dalam penelitian ini, data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Lokasi penelitian di Kawasan Transmigrasi Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka yang ditentukan secara purposive, didasarkan potensi pengembangan produksi dan luas lahan kacang hijau. Sampel diambil secara acak sederhana (simple random sampling) sebanyak 60 responden. Metode analisis menggunakan analisis  variance, standar defiation, dan coefficient variation.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kendala yang dihadapi petani kacang hijau di Kawasan Transmigrasi Desa Weoe yaitu kurangnya pengetahuan tentang cara membudidayakan kacang hijau yang baik, kurangnya pengetahuan tentang cara mengatasi dan mengendalikan hama penyakit, gulma dan juga cara penanganan hasil produksi pasca panen yang belum tepat sehingga mengakibatkan bibit atau benih menjadi kurang bermutu; (2) pendapatan usahatani kacang hijau sebesar Rp. 124.194.693 dengan rata-rata sebesar Rp. 2.069.912 per petani atau Rp. 5.222.653 per hektare; (3) Tingkat risiko produksi, risiko benih, dan risiko tenaga kerja pada usahatani kacang hijau tergolong tinggi, sedangkan risiko luas lahan dan risiko pestisida termasuk rendah. Upaya untuk mengatasi risiko produksi adalah memperhatikan kondisi tanah  dengan cara membersihkan lahan dan tanaman yang terserang penyakit, seleksi benih atau menggunakan benih yang tahan terhadap penyakit dan melakukan penyemaian dengan baik, perawatan tanaman, dan mempersiapkan mental yang kuat agar siap menerima segala sesuatu yang di luar perancanaan atau prediksi petani, seperti kemungkinan kerugian yang bisa timbul dari usaha yang dijalankan.
Kata Kunci: Risiko, Produksi, Kacang Hijau.</note>
<classification><![CDATA[542.01]]></classification><ministry><![CDATA[54201]]></ministry><studentID><![CDATA[2004020147]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250602]]></identifier><departementID><![CDATA[Agribisnis]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[542.01 HAK A]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[skripsi-agribisnis1.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[33353]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-08 18:32:24]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-07-09 10:46:35]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>