<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="3353">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Pelaksanaan Penjualan Barang Jaminan dalam Perjanjian Dibawah Tangan atas Kepentingan Pihak yang Berpihutang di Pengadilan Negeri Klas 1.A Kupang]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>THEFIN EDWILEM PELLA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUKARDAN ALOYSIUS</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>YOSSIE MARIA YULIANTY YACOB</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Sukardan Aloysius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Darius Mauritsius</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Yossie Maria Yulianty Yacob</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Kupang]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[UPT Perpustakaan Undana]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2021]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[viv+55 hlm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan penjualan jaminan dalam perjanjian dibawah tangan atas kepentingan pihak berpiutang yang barang jaminan masih terikat dalam proses perkara perdata di Pengadilan Negeri Kelas I  Kupang dan Mengetahui adanya perlindungan hukum terhadap kepentingan pihak berpiutang atas barang jaminan yang terikat dalam proses perkara perdata di Pengadilan Kelas 1 A Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode empiris. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Pelaksanaan penjualan barang jaminan dalam perjanjian dibawah tangan yang masih terkait dalam perkara pidana di Pengadilan Negeri Klas I A untuk kepentingan pemenuhan hak kreditor yang dirugikan akibat wanprestasi yaitu menunggu penyelesaian perkara pidana sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Setelah adanya putusan pidana yang berkekuatan hukum tetap maka kreditor mengajukan gugatan wanprestasi untuk mendapatkan putusan pengadilan perdata yang berkekuatan hukum tetap. Pelaksanaan penjualan dengan tata cara lelang eksekusi diberikan kepada instansi yang berwenang yaitu Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL)menurut tata cara yang berlaku pada instansi tersebut atau dengan jalanmemberikan kuasa kepada kreditor melalui putusan pengadilan untuk menjual sendiri barangjaminan untuk kepentingan pelunasan suatu utang piutang yang terjadi. (2) Terkaitperlindungan hukum, apabila suatu barang jaminan masih dalam status penyitaan untukkepentingan penyidikan suatu kasus pidana, pengadilan tidak dapat memberikan  perlindungan hukum kecuali sudah ada keputusan pengadilan yang mempunyai kekuatanhukum tetap tentang perkara pidananya dan dengan adanya gugatan wanprestasi dari pihak kreditor barulah pengadilan dapat memberikan kepastian dan perlindungan hukum melalui keputusan hakim.
Saran penulis agar terkait pelaksanaan penjualan barang jaminan sebaiknya dilakukan sendiri oleh kreditor atas dasar kuasa yang didasarkan pada suatu putusan pengadilan karena tindakan tersebut sah dan sesuai ketentuan KUHPerdata karena apabila dilakukan melalui perantaraan KPNKL maka akan turun nilainya ketika dilakukan lelang sehingga penjualan akan suatu barang jaminan belum tentu mengembalikan sesuai dengan nilai uang dalam suatu perjanjian utang piutang. Dan juga diharapkan ada upaya khusus terkait dengan perlindungan hukum terhadap kreditor atas barang jaminan yang terkait dalam suatu perkara pidana.
Kata kunci : Perjanjian, jaminan</note>
<classification><![CDATA[742.01]]></classification><ministry><![CDATA[74201]]></ministry><studentID><![CDATA[1402010281]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20210630]]></identifier><departementID><![CDATA[Ilmu Hukum]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Repository UPT Perpustakaan Undana]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[742.01 PEL P]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="4717" url="" path="/74201-S1-1402010281-2021-SKRIPSI.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Pelaksanaan Penjualan Barang Jaminan dalam Perjanjian Dibawah Tangan atas Kepentingan Pihak yang Berpihutang di Pengadilan Negeri Klas 1.A Kupang]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[Bag_Huk_Perdata.png.png]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[3353]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-11-02 22:35:20]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2021-11-06 11:25:40]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>